Share

Menteri Ini Berenang Selama 12 Jam Usai Helikopter Jatuh di Laut

Susi Susanti, Okezone · Rabu 22 Desember 2021 07:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 22 18 2520736 menteri-ini-berenang-selama-12-jam-usai-helikopter-jatuh-di-laut-8SK92cKZV8.jpg Menteri ini rela berenang selama 12 jam usai helikopter jatuh di laut (Foto: Twitter)

MADAGASKAR - Seorang menteri pemerintah Madagaskar mengatakan dia berenang selama 12 jam ke tempat yang aman setelah helikopternya jatuh di laut selama misi penyelamatan.

"Ini bukan waktu saya untuk mati," kata Menteri Kepolisian Serge Gelle yang kelelahan saat dipapah dengan tandu.

Tidak jelas mengapa kecelakaan pada Senin (20/12) terjadi, tetapi Gelle, 57, mengatakan setelah kecelakaan itu dia berenang dari "07:30 tadi malam, sampai 7:30 pagi ini," ke Mahambo.

Dia mengatakan dia tidak mengalami cedera tetapi menambahkan bahwa dia merasa kedinginan.

Baca juga:  14 Orang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter Militer di Azerbaijan

"Saya hanya ingin Anda menyiarkan video ini untuk dilihat keluarga saya, rekan-rekan saya untuk dilihat, anggota pemerintah untuk dilihat. [Saya] hidup dan sehat," kata Gelle kepada penduduk desa di Mahambo.

Dua petugas keamanan lain yang ikut dengannya di dalam helikopter juga selamat dari kecelakaan itu. Tim telah diturunkan di area di bagian timur laut negara tempat sebuah kapal penumpang tenggelam.

Baca juga: Warga Madagaskar yang Kelaparan Bertahan Hidup Makan Serangga dan Daun Kaktus 

Follow Berita Okezone di Google News

Para pejabat mengatakan Selasa (21/12), sedikitnya 39 orang tewas dalam kecelakaan itu.

Kepala polisi Zafisambatra Ravoavy mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa Gelle telah menggunakan salah satu kursi helikopter sebagai alat pelampung.

"Dia selalu memiliki stamina yang luar biasa dalam olahraga, dan dia menjaga ritme ini sebagai menteri, seperti yang berusia 30 tahun... dia memiliki keberanian baja," ujarnya.

Gelle diketahui telah bertugas di kepolisian selama tiga dekade sebelum diangkat sebagai menteri pada Agustus lalu.

Di Twitter, Presiden Andry Rajoelina berduka atas mereka yang meninggal dan juga memberikan penghormatan kepada Gelle dan dua perwira lainnya, yang tiba di kota tepi laut Mahambo secara terpisah.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini