Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cerita Jokowi Vaksinasi Covid-19 Diterima Masyarakat karena Wejangan Kiai NU

Fahreza Rizky , Jurnalis-Rabu, 22 Desember 2021 |11:28 WIB
Cerita Jokowi Vaksinasi Covid-19 Diterima Masyarakat karena Wejangan Kiai NU
Jokowi saat vaksin/ biro setpres
A
A
A

JAKARTA – Program vaksinasi Covid-19, terus digalakan pemerintah. Hal ini untuk mendapatkan kekebalan komunal dalam menghadapi virus corona. Salah satu merk vaksin yang dipakai di Indonesia ialah AstraZeneca.

(Baca juga: Jokowi: Terima Kasih NU yang Telah Mengawal Kebangsaan dan Toleransi)

Di awal kedatangannya vaksin AstraZeneca sempat mendapatkan penolakan dari masyarakat. Sebab, kandungan vaksin tersebut haram. Namun, berdasarkan ketentuan agama, vaksin tersebut boleh digunakan sementara dalam kondisi darurat.

Menurutnya, jika ketentuan kedaruratan itu sudah tidak ada lagi, dicabut, atau sudah ada penggantinya, maka vaksin yang memiliki kandungan haram tersebut tidak boleh dipakai lagi.

Dalam pembukaan Muktamar NU, Presiden Jokowi mengatakan, ajakan kiai dan ulama NU untuk memakai vaksin AstraZeneca sangat berdampak positif, sehingga masyarakat memahami ketentuan hukum syar'i-nya dan mau disuntik vaksin merek tersebut.

"Ini saya rasakan betul betapa ajakan para kiai ,ajakan para ulama betul-betul berdampak pada meningkatnya keinginan masyarakat untuk ikut vaksinasi," ujar Jokowi di Lampung Tengah, Rabu (22/12/2021).

(Baca juga: Presiden Jokowi Resmi Buka Muktamar Ke-34 NU)

Jokowi bercerita saat awal kedatangan vaksin AstraZeneca, banyak daerah yang tidak mau mengambil vaksin tersebut. Padahal saat itu stok vaksin yang banyak adalah merk itu.

"Tetapi begitu saat itu ada telepon dari para kiai dari Jawa Timur, pak Presiden silakan semuanya vaksin dikirim ke Jawa Timur kami terima.

Besoknya saya ke Jatim betul para kiai berkumpul dan benar-benar semuanya mau menerima vaksin itu," tutur Jokowi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement