Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cerita Gus Yahya Awal Mula Jadi Kader NU, Diajak Ayah dan Bertemu Langsung Gus Dur

Tim Okezone , Jurnalis-Sabtu, 25 Desember 2021 |07:09 WIB
Cerita Gus Yahya Awal Mula Jadi Kader NU, Diajak Ayah dan Bertemu Langsung Gus Dur
Ketum PBNU, Yahya Cholil Staquf (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - KH Yahya Cholil Staquf resmi terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2021-2026. Gus Yahya terpilih sebagai Ketum PBNU setelah berhasil mengalahkan pesaingnya, petahana KH Said Aqil Siroj berdasarkan hasil penghitungan suara pada Muktamar ke-34 NU.

Gus Yahya pun menceritakan cara orang terdekatnya mengadernya dalam berorganisasi di Nahdlatul Ulama (NU). Hal ini disampaikannya saat wawancara eksklusif Lebih dekat ke KH Yahya Cholil Staquf bersama tim dari NU Online yang dirilis ke publik via akun Youtube NU Online.

"Secara tidak resmi saya dikader oleh ayah. SMP kelas 1, Muktamar ke-26 NU tahun 1979 di Semarang diajak ikut Muktamar. Saya memakai ID card sebagai peninjau," jelasnya.

Ia menambahkan, di Muktamar ke-26 tersebut ia bertemu dengan banyak tokoh-tokoh NU dan hadir di forum debat dari pagi hingga sore. Momentum ini menjadi awal pertama kali Gus Yahya melihat Gus Dur.

Ia juga menginap di lokasi peserta muktamar lainnya bersama sang ayah. Dari sana, ia mulai ikut secara pasif diskusi internal peserta muktamar.

"Di Muktamar ke-26 pertama kali lihat Gus Dur secara langsung. Ayah saya itu ketua cabang Ansor Rembang, lalu Ketua PCNU Rembang," ujar putra dari KH Cholil Bisri ini.

Kemudian tahun 1981, saat kelas III SMP, di Kaliurang, Yogyakarta ada acara pertemuan ulama NU. Ketika itu Gus Yahya belajar di pesantren milik Kiai Ali Maksum Krapyak.

Kemudian ia diminta memimpin menyanyikan lagu Indonesia raya. Hadir dalam acara tersebut KH Ali Maksum, Kiai Hamid Pasuruan, Kiai Mahrus Ali, Kiai Ahmad Shiddiq, Kiai As'ad Syamsul Arifin.

Muktamar ke-28, Gus Yahya menjadi panitia Muktamar di Krapyak Yogyakarta. Gus Yahya belajar di Pesantren Krapyak selama 15 tahun. Setelah sebelumnya belajar ngaji kepada orang tua di Rembang.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement