Share

Polisi Tangkap Walikota dan Sita 200 Kg Kokain dari Mobilnya, Miliki Nilai Jual Rp274 Miliar

Susi Susanti, Okezone · Kamis 06 Januari 2022 13:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 06 18 2528276 polisi-tangkap-walikota-dan-sita-200-kg-kokain-dari-mobilnya-miliki-nilai-jual-rp274-miliar-iUcR9vn2BP.jpg Polisi tangkap walikota dan sita kokain dari mobilnya (Foto: Twitter)

NIGERIAPolisi menangkap seorang walikota setempat dan sopirnya di sebuah gurun di utara Nigeria setelah menemukan lebih dari 200 kg (440 pon) kokain di mobilnya.

Kedua tersangka, yang tidak disebutkan namanya, diduga mengangkut narkoba itu ke Libya setelah diselundupkan ke negara itu dari Mali.

Badan kepolisian narkoba Niger mengatakan itu adalah jumlah terbesar kokain yang disita di negara Afrika Barat itu.

Penyelundupan narkoba dan penyitaan polisi menjadi lebih umum di wilayah tersebut.

Kantor Pusat Niger untuk Penindasan Perdagangan Obat Gelap (OCRTIS) mengatakan pada hari Rabu bahwa polisi telah mengetahui sejumlah besar kokain yang diangkut melalui negara itu menuju Libya, dan telah mengikuti jejaknya.

Baca juga:  Disembunyikan dalam Pengiriman Pisang, Penyelundupan 1 Ton Kokain Berhasil Digagalkan

"[Penyelidikan] mengarah pada penyitaan pada 2 Januari 199 bata kokain - dengan berat total 214 kg - di dalam kendaraan milik kantor walikota di Fachi," kata juru bicara OCRTIS Nana Aichatou Ousmane Bako.

"Ini pertama kalinya negara kita menyita kokain dalam jumlah besar," lanjutnya.

 Baca juga: Bawa 200 Kg Kokain dalam Truk, Wali Kota dan Sopirnya Ditangkap Polisi

Dia menambahkan bahwa obat-obatan terlarang yang sedang menuju Eropa itu diperkirakan memiliki nilai jual sekitar USD19 juta (Rp274 miliar).

Walikota dan sopirnya dibawa ke ibu kota Niger, Niamey, untuk diinterogasi.

Kendaraan itu diketahui hendak meninggalkan Fachi dan menuju Libya, tepatnya Kota Dirkou saat dihentikan pada Minggu (2/1).

Fachi adalah sebuah oasis di gurun Tenere sekitar 400km (250 mil) utara kota Agadez. Tempat ini dikenal sebagai pusat perdagangan garam dan kurma.

Wilayah ini digunakan sebagai rute untuk berbagai jenis perdagangan. Seperti memindahkan narkoba antara Amerika Selatan dan Eropa dan penyelundupan migran.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini