Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Beredar Video Ketua Golkar Bekasi Sebut Rahmat Effendi Tak Kena OTT KPK

Jonathan Nalom , Jurnalis-Sabtu, 08 Januari 2022 |20:13 WIB
Beredar Video Ketua Golkar Bekasi Sebut Rahmat Effendi Tak Kena OTT KPK
Ketua Golkar Bekasi Ade Puspitasari sedang pidato dan bicara soal penangkapan Rahmat Effendi (Foto: IG Infobekasi.coo)
A
A
A

BEKASI - Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi tertangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT). Namun, hal tersebut dibantah Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi, Ade Puspitasari.

Menurut Ade, Rahmat Effendi tidak pernah tertangkap sedang melakukan transaksi. Dalam video yang diunggah akun Instagram @infobekasi.coo, terlihat Ade yang berpakaian nuansa kuning-hitam sedang berdiri pada suatu mimbar melakukan pidatonya.

"Logikanya, OTT itu, saya ada transaksi, saya serahkan terus kegep. Benar gak? Ini Tidak ada," kata Ade Puspita dalam bunyi video tersebut, Sabtu (8/1/2022).

Baca Juga: Detik-Detik OTT Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Bersama Uang Miliaran di Rumah Dinasnya

Lebih lanjut, Ade menegaskan, uang yang dihadirkan KPK saat konferensi pers di Gedung KPK pada Kamis 6 Januari 2022 silam tidak dibawa KPK dari pendopo Wali Kota Bekasi. Menurutnya, kepemilikan uang tersebut berasal dari pihak ketiga dan dari hasil pengembangan.

"Uang yang ada di KPK itu uang yang ada di luaran dari pihak ketiga, dari Kepala Dinas, dari Camat. Itu pengembangan, tidak ada OTT," tegas dia.

Ade juga mengatakan, penangkapan Rahmat Effendi juga disaksikan oleh banyak orang, termasuk staf yang sedang berada di rumah. Ade meyakinkan penjemputan Rahmat Effendi tidak membawa barang bukti uang.

"KPK hanya membawa badan Pak Wali, tidak membawa uang sepeser pun," tambah Ade.

Baca Juga:  Sumbangan Masjid, Kode Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Minta Uang Suap

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement