Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tato Mentawai dan Dayak, Jati Diri dan Penerang Jalan Menuju Keabadian

Tim Litbang MPI , Jurnalis-Rabu, 12 Januari 2022 |14:34 WIB
Tato Mentawai dan Dayak, Jati Diri dan Penerang Jalan Menuju Keabadian
Tato Mentawai. (Foto: Rus Akbar/Okezone.com)
A
A
A

3. Tato Moi

Kabupaten Sorong, Papua Barat memiliki suku bernama Moi. Pada zaman Neolitikum, Suku Moi telah melakukan seni rajah tubuh. Motif tato yang digunakan oleh Suku Moi adalah geometris dan garis-garis melingkar disertai dengan titik-titik berbentuk segitiga kerucut atau tridiagonal.

Bagian tubuh yang sering dijadikan objek tato adalah dada, pipi, kelopak mata, betis, pinggul, dan punggung. Sementara itu, untuk bahan pembuat tato adalah arang halus (yak kibi) hasil pembakaran kayu yang dicampur getah pohon langsat (loum).

Kemudian, duri pohon sagu atau tulang ikan dicelupkan ke dalam ramuan getah langsat dan arang yang selanjutnya ditusukkan pada bagian tubuh dengan membentuk motif tato tradisional. Bagi Suku Moi, tato merupakan hiasan tubuh dan identitas diri warga suku Moi.

Baca pembahasan mengenai Tradisi Unik selengkapnya di iNews.id melalui link berikut https://www.inews.id/tag/tradisi-unik

Penulis: Pratitis Nur Kanariyati/Litbang MPI

(qlh)

(Widi Agustian)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement