Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tato Mentawai dan Dayak, Jati Diri dan Penerang Jalan Menuju Keabadian

Tim Litbang MPI , Jurnalis-Rabu, 12 Januari 2022 |14:34 WIB
Tato Mentawai dan Dayak, Jati Diri dan Penerang Jalan Menuju Keabadian
Tato Mentawai. (Foto: Rus Akbar/Okezone.com)
A
A
A

2. Tato Dayak

Dayak merupakan tato yang berasal dari Suku Dayak, Kalimantan. Seorang perajin seni tato Dayak, David Christian, mengungkapkan bahwa alat yang digunakan untuk membuat lubang kecil dalam tubuh adalah duri pohon jeruk atau salak.

Kemudian duri tersebut dioleskan pada tinta jelaga yang telah dicampur dengan madu. Madu dipakai untuk meminimalisasi infeksi pada kulit.

Motif tato di kalangan Suku Dayak cukup beragam, mulai dari salampang mata andau, buah andu, buah terung, burung enggang, hingga kalajengking. Semua motif itu memiliki makna tersendiri.

Misalnya, motif tato salampang mata andau. Tato yang biasanya dibuat di betis kaki warga suku Dayak itu merupakan simbol tombak matahari bagi warga Dayak yang sudah menginjak usia dewasa. Harapannya kelak pengguna tato salampang mata andau dapat menjadi pribadi yang cekatan.

Secara umum, tato Dayak menjadi simbol filosofi spiritual tentang kedewasaan dan jalan kebenaran. Persamaan dari semua motif ini, tato Dayak selalu didominasi dengan warna hitam.

Menurut Elok Feni Sia dalam tulisannya yang berjudul "Pemaknaan dan Konsekuensi Budaya Tato pada Suku Dayak", tato yang berwarna hitam akan berubah menjadi penerang jalan menuju keabadian setelah mereka mati.

Tato Dayak merupakan aspek spiritual dan warisan suci bagi suku Dayak, selain sebagai lambang identitas dan status sosial yang tinggi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement