Share

Astaga! Duda Ini Ketagihan Membegal Payudara

Edy Siswanto, Okezone · Sabtu 29 Januari 2022 18:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 29 340 2539828 astaga-duda-ini-ketagihan-membegal-payudara-0cIuyQQWtC.jpg Pelaku begal payudara ditangkap polisi (Foto : MPI)

SENTANI - Seorang pria berstatus duda di Sentani, Kabupaten Jayapura, berinisal R (29) akhirnya diamankan pihak Kepolisian setelah sejak tahun lalu diburu lantaran kerap melakukan aksi bejat begal payudara di wilayah Kabupaten Jayapura.

Pria dengan tinggi sekitar 165 m dengan pawakan gembul ini berhasil ditangkap aparat Kepolisian Polres Jayapura di kediamannya di Komplek BTN Ceria pada 26 Januari 2022.

Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen mengatakan, kasus pelaku pelecehan seksual terungkap setelah beberapa korban melapor.

"Jadi salah satu korban ini dilecehkan saat mengendarai motor. Korban langsung mengejar pelaku namun pelaku berhasil kabur, tapi beruntung korban berhasil mengingat plat nomor motor pelaku, kemudian korban melapor ke Polisi," ucap Kapolres, Sabtu (29/1/2022).

Atas laporan itu, tim Paniki dan Cyclop sejak tahun lalu sudah memburu keberadaan pelaku, hingga pada 26 Januari 2022 berhasil ditangkap.

"Pelaku berhasil ditangkap di rumahnya, dengan barang buktinya sebuah motor matik yang digunakan selama menjalankan aksinya. Pelaku kita jerat dengan pasal 289 KUHP dengan ancaman penjara 9 tahun," jelas Kapolres.

Diterangkan, pelaku saat ini masih ditahan di Mapolres Jayapura untuk pemeriksaan lanjut, dan akan diupayakan untuk segera di limpahkan ke Kejaksaan.

"Saat ini pelaku sudah di amankan, dan diterbitkan surat penahanannya selama 20 hari ke depannya," terang Kapolres.

Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui telah melakukan aksinya sebanyak 8 kali ditempat berbeda-beda sejak tahun 2021, di antaranya pertigaan Genyem 1 kali, turunan Gunung Merah 3 kali, depan Auri 2 kali, jalan Tabita 1 kali dan di jalan Kehiran Sentani Kabupaten Jayapura sebanyak 1 kali.

Pelaku diketahui telah memiliki seorang anak dan istri namun sudah berpisah semenjak tahun 2017.

"Pelaku mengakui melakukan hal memalukan tersebut semata-mata untuk memenuhi hasrat seksualnya, dikarenakan pelaku suka menonton film porno, nantinya akan didalami juga apakah ini suatu kelainan, jika dibutuhkan akan dilakukan pemeriksaan psicology," pungkas Kapolres.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini