Share

Demi Dapatkan Uang Pensiun Dini hingga Rp388 Juta, Pria ini Rela Berubah Jadi Wanita

Susi Susanti, Okezone · Senin 31 Januari 2022 15:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 31 18 2540569 demi-dapatkan-uang-pensiun-dini-hingga-rp388-juta-pria-ini-rela-berubah-jadi-wanita-quedlyhdu0.jpg Pria rela berubah menjadi wanita demi mendapatkan uang pensiun dini (Foto: The Press United)

SWISS - Seorang pria Swiss dilaporkan mengeksploitasi celah dalam undang-undang perubahan jenis kelamin baru yang bisa dengan mudah dilakukan di negara itu dan mendaftar sebagai wanita sehingga dia bisa memenuhi syarat untuk mendapatkan pensiun dini yang mewah.

Diketahui, mulai 1 Januari lalu, wawancara selama sepuluh menit dan pembayaran 75 franc Swiss (sekitar USD80 atau Rp1,1 juta) sudah cukup bagi seseorang di Swiss untuk mengubah jenis kelamin mereka di atas kertas. Prosedur seperti pemeriksaan fisik dan tes hormonal telah dihilangkan.

Luzerner Zeitung melaporkan seorang warga, seorang pria dari kanton Luzern di bagian tengah negara yang berbahasa Jerman, melihat ini sebagai peluang bagus untuk mendapat untung.

Baca juga: 1.099 Karyawan Daftar Pensiun Dini, Dirut Garuda Sebut Masih Sedikit

Di negara bagian Alpine yang kaya, usia pensiun untuk pria adalah 65 tahun, sedangkan untuk wanita 64 tahun. Jumlah pensiunnya sangat tinggi, yakni bervariasi dari sekitar USD15.000 (Rp215 juta) hingga hampir USD27.000 (Rp388 juta) per tahun.

Orang yang belum disebutkan namanya itu tampaknya memutuskan untuk tidak menunggu satu tahun lagi untuk mendapatkan pensiun dini. Dia pun memutuskan mendaftar sebagai perempuan pada pihak berwenang.

Baca juga: Dirut Garuda: Sudah Ada Karyawan yang Daftar Pensiun Dini

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Menurut media, perubahan jenis kelamin hanya terjadi di atas kertas, dengan penggugat kemudian mengkonfirmasikan kepada keluarga dan teman-teman bahwa itu dilakukan hanya untuk mempercepat masa pension.

Sejauh ini belum ada laporan dari pihak berwenang di Lucerne yang berencana untuk menentang aplikasi yang dilaporkan ini.

Namun, insiden yang dilaporkan itu menunjukkan kelemahan signifikan dalam aturan ganti kelamin. Media lokal dengan cepat memunculkan beberapa skenario lain, seperti mereka juga dapat dieksploitasi oleh penduduk laki-laki di negara itu.

Tak hanya itu, para pria muda dapat mendaftar sebagai wanita untuk menghindari dinas militer, karena itu hanya wajib bagi pria di negara ini. Duda juga cenderung berubah menjadi janda untuk menerima kompensasi yang lebih tinggi yang menjadi hak perempuan di Swiss.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini