DUBAI - Menurut Kantor Berita Tasnim, Iran meluncurkan rudal baru dengan daya jangkau 1.450 km pada Rabu (9/2), sehari setelah pembicaraan tidak langsung di Wina tentang pakta nuklir 2015 kembali digelar.
Rudal itu dipamerkan saat kunjungan para pemimpin militer utama Iran ke pangkalan rudal elit Pengawal Revolusi (IRGC).
"Senjata strategis itu merupakan rudal jarak jauh generasi ketiga yang dikembangkan IRGC yang menggunakan bahan bakar padat dan mampu menembus perisai rudal dengan kemampuan manuver yang tinggi," kata kantor berita itu.
Baca juga: Ngeri! Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik Terbesar Sejak 2017
"Model "Kheibarshekan" yang telah dimodifikasi mengurangi sepertiga bebannya dibanding dengan rudal serupa," lanjutnya. Waktu persiapan peluncuran rudal dipercepat seperenam dari waktu normal.
Baca juga: Putin Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Nuklir Rusia-AS Terbaru
Delegasi pembicaraan di Wina mengatakan mereka telah menghasilkan progres terbatas sejak pembicaraan tersebut kembali digelar pada November.