Share

Orang-Orang Terkaya Ukraina Dilaporkan Melarikan Diri di Tengah Ancaman Invasi Rusia

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 15 Februari 2022 12:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 15 18 2547473 orang-orang-terkaya-ukraina-dilaporkan-melarikan-diri-di-tengah-ancaman-invasi-rusia-yXjdBD5ZtE.JPG Bantuan militer dari Amerika Serikat dibongkar muat di Bandara Internasional Boryspil di luar Kiev, Ukraina, 13 Februari 2022. (Foto: Reuters)

KIEV – Orang-orang kaya dan pengusaha terkemuka Ukraina, atau para 'oligarki' dilaporkan telah meninggalkan Ukraina di tengah ketegangan yang meningkat dan kemungkinan invasi dari Rusia, demikian dilaporkan media lokal.

Surat kabar Ukrayinska Pravda pada Minggu (13/2/2022) mengklaim bahwa sekira 20 pesawat sewaan dan jet pribadi meninggalkan Kiev dalam satu hari itu. Salah satu jet pribadi yang meninggalkan wilayah udara Ukraina pada Minggu diduga milik orang terkaya negara itu, Rinat Akmetov.

BACA JUGA: Situasi Rusia-Ukraina Kian Panas, Polandia Siap-Siap Terima Banjir Pengungsi 

Pravda melaporkan bahwa Akmetov, yang diperkirakan bernilai USD7,1 miliar menurut Forbes, telah meninggalkan Ukraina pada 30 Januari. Orang terkaya kedua Ukraina, Victor Pnchuk, juga dilaporkan telah pergi akhir bulan lalu.

Kedua miliarder itu membantu mendanai Dewan Atlantik, kelompok lobi yang dekat dengan NATO, yang mendorong Kiev untuk bergabung dengan blok militer tersebut, demikian dilaporkan RT.

Beberapa oligarki lain yang diduga Pravda telah melarikan diri dari Ukraina dalam beberapa hari terakhir termasuk politisi dan pengusaha terkemuka Vadym Novynskyi, yang diperkirakan memiliki kekayaan bersih USD1,3 miliar; Orang terkaya kesembilan di Ukraina, Oleksandr Yaroslavsky; mantan anggota parlemen dan pengusaha Verkhovna Rada, Vadim Stolar; dan beberapa tokoh terkenal lainnya, banyak di antaranya masuk dalam daftar 100 orang terkaya versi majalah Forbes Ukraina.

Sejumlah anggota parlemen juga dilaporkan bergegas keluar dari Ukraina. Surat kabar itu mengatakan, mengutip sumber, bahwa perwakilan dari Platform Oposisi Eurosceptic, Partai For Life dan pengusaha Igor Abramovych memesan jet pribadi untuk 50 orang untuk mengangkut mereka ke Wina, Austria.

Namun, beberapa orang yang disebutkan dalam laporan tersebut telah “melarikan diri” dari Ukraina, telah menolak klaim tersebut. Misalnya, pengusaha dan Pemimpin Partai Ukraina adalah Rumah Kami, Borys Kolesnikov, yang, menurut Pravda, meninggalkan negara itu pada Minggu, menyebut laporan itu "berita palsu."

“Saluran tipu daya dan kebiasaan manipulatif, seperti biasa, berbohong. Saya di Kiev, dan saya tidak akan pergi ke mana pun sampai 1 Maret (Final Liga Champions, yang berlangsung di Swiss)," tulis Kolesnikov di Facebook, mengancam akan menuntut surat kabar tersebut.

Seorang juru bicara pengusaha Andrey Stavnitser mengatakan kepada Cenzor.net bahwa meskipun dia benar-benar meninggalkan Ukraina pada Minggu, dia sedang dalam perjalanan bisnis ke Dubai, dan akan kembali dalam waktu dekat.

Laporan itu muncul saat para pejabat dan media Barat terus memperingatkan potensi invasi Rusia ke Ukraina, meskipun Moskow secara konsisten membantahnya menyimpan rencana untuk menyerang tetangganya. Amerika Serikat (AS), Inggris, Australia, Israel, dan beberapa negara lain telah mendesak warganya untuk meninggalkan Ukraina sesegera mungkin, sambil juga mengevakuasi sebagian besar staf diplomatik mereka dari ibu kota negara itu.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini