Share

Banjir Parah Tewaskan 20 Orang, PM Australia Umumkan Keadaan Darurat Nasional

Susi Susanti, Okezone · Kamis 10 Maret 2022 17:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 10 18 2559612 banjir-parah-tewaskan-20-orang-pm-australia-umumkan-keadaan-darurat-nasional-nLL4jeZV1k.jpg Banjir parah di Australia (Foto: Newcastle Herald)

AUSTRALIA Perdana Menteri (PM) Australia Scott Morrison mengumumkan keadaan darurat nasional atas banjir di dua negara bagian.

Bencana di New South Wales (NSW) dan Queensland telah menewaskan 20 orang dan menggenangi ribuan rumah dalam dua minggu terakhir setelah hujan lebat.

Pemerintah federal dan negara bagian menghadapi kemarahan karena tidak bertindak lebih cepat untuk membantu penduduk.

Deklarasi darurat Morrison - yang pertama secara nasional - akan memungkinkan otoritas federal untuk campur tangan lebih langsung.

 Baca juga: Banjir Makin Parah, 18.000 Orang Dievakuasi dari NSW, Australia

Dia membuat pengumuman pada Rabu (9/3) di kota Lismore. Dia mengatakan insiden banjir di negara bagian itu menjadi"peristiwa sekali dalam 500 tahun". Empat orang tewas dalam banjir di sana pekan lalu.

 Baca juga: Australia Dilanda Banjir Terparah dalam Setengah Abad

"Apa yang dilihat di sini tidak lebih dari menyayat hati. Anda harus melihatnya, Anda harus menciumnya, Anda harus merasakannya," katanya.

PM mengatakan aksi darurat nasional dibentuk setelah kebakaran hutan Australia 2019-20 dan bertujuan untuk "memotong birokrasi" untuk memberikan layanan dan dukungan.

Dia mengatakan penduduk lokal dan bisnis yang dilanda banjir akan dapat mengakses pembayaran bantuan tambahan. Tentara Angkatan Pertahanan Australia juga dapat lebih banyak dikerahkan untuk membersihkan kota-kota.

Tetapi Morrison menghadapi sambutan yang tidak bersahabat dari beberapa penduduk setempat dan juru kampanye iklim.

Di beberapa komunitas, upaya penyelamatan sebagian besar mengandalkan sukarelawan daripada pihak berwenang, dan banyak orang terpaksa tinggal di akomodasi sementara atau mobil.

"Kami terdampar di atap selama 16 jam di tengah hujan dengan seorang anak berusia dua tahun dan tujuh orang dewasa. Layanan darurat sangat kewalahan sehingga kami tidak bisa melewatinya," kata seorang warga setempat, Stacey Gordon, kepada ABC pekan lalu. .

Sementara itu, meski air telah surut di beberapa daerah, masih ada peringatan banjir besar untuk tempat-tempat di utara Sydney. Kota ini mengalami banjir bandang yang meluas pada hari Selasa.

Keadaan darurat nasional perlu ditandatangani PM negara bagian dan gubernur jenderal negara itu agar bersifat resmi. Morrison mengatakan hal ini akan dilakukan pada Jumat (11/3) waktu setempat.

Para ahli mengatakan keadaan darurat banjir telah diperburuk oleh perubahan iklim dan fenomena cuaca La Niña.

La Niña berkembang ketika angin kencang meniup permukaan air hangat Pasifik menjauh dari Amerika Selatan dan menuju Indonesia. Sebagai gantinya, air yang lebih dingin muncul ke permukaan. Di Australia, La Niña meningkatkan kemungkinan hujan, angin topan, dan suhu yang lebih dingin di siang hari.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini