Share

Banjir Makin Parah, 18.000 Orang Dievakuasi dari NSW, Australia

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 22 Maret 2021 11:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 22 18 2381822 banjir-makin-parah-18-000-orang-dievakuasi-dari-nsw-australia-qqDw2oAAHi.jpg Foto: Reuters.

SYDNEY - Pihak berwenang Australia berencana untuk mengevakuasi ribuan orang lagi pada Senin (22/3/2021) dari pinggiran kota yang terkena banjir di barat Sydney. Australia tengah dilanda banjir terburuk dalam 60 tahun dengan hujan deras diperkirakan akan terus berlanjut selama beberapa hari ke depan.

Hujan tak henti-hentinya selama tiga hari terakhir membanjiri sungai di Negara Bagian New South Wales (NSW) terpadat di Australia, menyebabkan kerusakan yang meluas dan memicu seruan untuk evakuasi massal.

BACA JUGA: Australia Dilanda Banjir Terparah dalam Setengah Abad

"Kami perlu menguatkan diri, ini akan menjadi minggu yang sangat sulit," kata Perdana Menteri negara bagian NSW Gladys Berejiklian kepada wartawan sebagaimana dilansir Reuters, Senin.

Hujan deras yang telah menenggelamkan sebagian besar NSW sangat kontras dengan kondisi cuaca di wilayah yang sama tahun lalu, ketika pihak berwenang sedang memerangi kekeringan dan kebakaran hutan yang dahsyat.

"Saya tidak tahu kapan pun dalam sejarah negara bagian di mana kami mengalami kondisi cuaca ekstrem ini secara berurutan di tengah pandemi," kata Berejiklian.

BACA JUGA: Detik-Detik Banjir 'Telan' Mobil Warga Australia

Sydney pada Minggu (21/3/2021) mencatat hari terbasah dalam setahun dengan curah hujan hampir 111 mm, sementara beberapa daerah di pantai utara NSW menerima hampir 900 mm hujan dalam enam hari terakhir, lebih dari tiga kali rata-rata bulan Maret, data pemerintah menunjukkan.

Pihak berwenang mengatakan sekitar 18.000 orang telah dievakuasi dari daerah dataran rendah negara bagian itu.

Sebagian besar pantai timur negara itu akan dilanda hujan lebih lebat mulai Senin karena kombinasi dataran rendah tropis di utara Australia Barat dan palung pantai di lepas pantai NSW, kata pejabat Biro Meteorologi (BoM) Jane Golding.

"Kami memperkirakan hujan lebat ini akan turun di daerah yang tidak mengalami banyak hujan selama beberapa hari terakhir, kami memperkirakan risiko banjir juga akan berkembang di daerah itu," kata Golding kepada wartawan.

Beberapa tempat di wilayah barat Sydney telah mengalami banjir terparah sejak 1961, kata pihak berwenang, karena mereka memperkirakan cuaca liar akan berlanjut hingga Rabu (24/3/2021).

Peringatan banjir parah telah dikeluarkan untuk sebagian besar NSW serta negara tetangga Queensland.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini