JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menjenguk Kasat Intel Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Ferikson Tampubolon, yang dirawat di RS Tarakan, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (12/3/2022).
Ferikson diketahui mengalami luka robek di kepala karena dipukul dengan benda tumpul oleh peserta aksi. Massa demo menolak rencana Kemendagri melakukan pemekaran provinsi di tanah Papua oleh mahasiswa Papua pada Jumat (11/3/2022) di Jalan Veteran III (dekat Istana Merdeka).
Ferikson saat itu tengah bertugas mengamankan aksi tersebut.
Fadil Imran tampak memberikan motivasi dan semangat kepada Ferikson Tampubolon yang menjadi korban pemukulan pada saat aksi pengunjuk rasa.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, AKP Sam Suharto ketika awak media membenarkan kunjungan tersebut.
"Iya benar, Bapak Kapolda sudah tiba di Rumah sakit untuk menjenguk Kasat Intel," ujar Sam Suharto, Sabtu (12/3/2022).
Ia mengungkapkan kondisi Ferikson Tampubolon saat ini sudah mulai membaik.
"Saat ini Kasat Intelkam Polres Metro Jakarta Pusat masih dalam perawatan yang Intensif dan kondisinya sudah membaik, terkait pemukulan yang dialaminya," pungkas Sam Suharto.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, dalam aksi unjuk rasa mahasiswa Papua yang menolak rencana Kemendagri melakukan pemekaran provinsi di Papua pada Jumat (11/3/2022) berlangsung ricuh setelah massa berupaya mendekat ke arah Istana Merdeka di Jalan Veteran III yang merupakan obyek vital negara.
Massa diketahui melakukan tindakan anarkistis dan menyerang petugas dengan batu dan berbagai benda lainnya. Total ada 90 orang mahasiswa peserta aksi demo ricuh yang diamankan kepolisian dan digiring ke Polda Metro Jaya untuk proses pendataan.
Dari total 90 orang mahasiswa tersebut, 89 orang sudah dipulangkan. Sedangkan ada satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan yakni AW alias MW. Ia diduga melakukan pemukulan terhadap Kasat Intel Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Ferikson Tampubolon.
(Erha Aprili Ramadhoni)