Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sekjen PBB: Perang di Ukraina Tidak Dapat Dimenangkan, Saatnya ke Meja Perundingan

Agregasi VOA , Jurnalis-Rabu, 23 Maret 2022 |07:30 WIB
Sekjen PBB: Perang di Ukraina Tidak Dapat Dimenangkan, Saatnya ke Meja Perundingan
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. (Foto: UN)
A
A
A

PBB - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres, Selasa (22/3/2022) mengatakan perang di Ukraina “tidak dapat dimenangkan”, “tidak akan kemana-mana dengan cepat” dan inilah saatnya pihak-pihak terkait merundingkan sebuah gencatan senjata.

“Berbagai pihak yang saya jangkau berpandangan sejumlah elemen kemajuan diplomatik mulai terlihat pada beberapa masalah utama,” kata Guterres kepada para wartawan di markas besar PBB. “Cukup banyak saran ditawarkan untuk menghentikan permusuhan saat ini dan bernegosiasi secara serius, sekarang waktunya.”

BACA JUGA: Ultimatum Ditolak Ukraina, Serangan Rusia Ubah Mariupol Jadi 'Abu'

Guterres tidak memberikan rincian mengenai kemungkinan adanya perselisihan antara pihak-pihak terkait isu-isu utama atau beberapa mediator yang berpotensi sebagai perantara. Tetapi Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada dasarnya telah membatalkan tuntutannya dalam beberapa hari terakhir bahwa Ukraina mempertahankan haknya untuk bergabung dengan NATO, sementara Turki dan Israel termasuk di antara penengah yang potensial.

Guterres, yang secara luar biasa bicara blak-blakan tentang perang dan menyebut Rusia sebagai agresor, mengatakan warga Ukraina "menjalani hidup dalam neraka" sejak Moskow meluncurkan "invasi besar-besaran" hampir satu bulan lalu.

BACA JUGA: 4 Alasan Penting Mariupol Diperebutkan, Kemenangan Strategis Rusia dan Pukulan Telak Ukraina

“Pengeboman sistematis itu meneror warga sipil. Pemboman terhadap rumah-rumah sakit, sejumlah sekolah, gedung apartemen dan tempat penampungan, telah memaksa sekitar 10 juta orang meninggalkan rumah bahkan tanah air mereka,” tandas Guterres.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement