Share

Kurir Sabu dan Ganja Ditangkap, Barang Bukti 9,2 Kilogram Narkoba Disita

Avirista Midaada, Okezone · Rabu 23 Maret 2022 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 23 340 2566448 kurir-sabu-dan-ganja-ditangkap-barang-bukti-9-2-kilogram-narkoba-disita-EwLhJrmbMB.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

KOTA MALANG - Kepolisian mengamankan seorang kurir narkotika dengan total barang bukti 9,2 kilogram narkotika. Pelaku diketahui berinisial PT (32) warga Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, diamankan berdasarkan hasil pengembangan petugas kepolisian dari kasus sebelumnya.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Budi Hermanto mengungkapkan, pihaknya berhasil membongkar peredaran narkotika jenis 2,7 kilogram sabu dan 6,5 kilogram ganja berawal dari hasil pengembangan pada 5 Maret 2022.

 BACA JUGA:BNN Bali Musnahkan 1 Kg Sabu, Barang Haram Dicampur Cairan Pembersih Lantai

Dimana saat itu polisi berhasil mengamankan MRZ di daerah Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, dengan barang bukti narkotika jenis sabulu sebanyak dua bungkus dengan berat 16,06 gram.

"Kemudian tim melakukan pengembangan pada 19 Maret 2022. Didapatlah informasi pasokan ke Kota Malang dan berhasil mengamankan 2,7 kilogram sabu dan kurang lebih 6,5 kilogram ganja dari tersangka PT ini," kata Budi Hermanto, saat memimpin rilis Mapolresta Malang Kota, pada Rabu (23/3/2022).

BACA JUGA:Kantongi Sabu, ASN Pemkab Kukar Ditangkap Polisi 

Sementara itu, Kasatnarkoba Polresta Malang Kota Kompol Danang Yudanto mengungkapkan, tersangka PT diamankan di kediamannya pada Sabtu 19 Maret 2022 pukul 23.00 WIB di rumahnya di Jalan Kenongosari, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.

"Dari hasil penangkapan sebelumnya kita kembangkan dan kita amankan tersangka PT di rumahnya di Kecamatan Turen, jam 11 malam," ungkap dia.

Dari tersangka PT polisi mendapat barang haram berupa 2,7 kilogram sabu dan 6,5 kilogram ganja kering. Barang haram tersebut didapat dari luar Jawa Timur, yang sedianya bakal diedarkan di Malang raya.

"Barang ini dari luar Jatim, sudah beberapa kali mengedarkan ada 3 paket, 400 gram sudah diedarkan. Hasil pengembangan antar provinsi, dan nantinya akan terus kembangkan," katanya.

Berdasarkan pemeriksaan kepada PT, warga Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan ini diketahui tersangka juga baru bebas dari penjara dengan kasus yang sama mengedarkan narkotika.

"Yang bersangkutan ini seorang residivis, pernah dihukum 7 tahun penjara, baru bebas tiga bulan lalu. Kasusnya sama narkotika juga," ujarnya.

Kini akibat ulahnya PT kembali meringkus di dalam jeruji besi dan terancam dua pasal tentang tindak pidana narkotika, Pasal 112 ayat (2) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun, dengan pidana denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar, ditambah sepertiga, serta Pasal 111 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Ancaman pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun dengan pidana denda paling sedikit Rp 800 juta, dan paling banyak Rp 8 miliar," pungkas Danang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini