Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Proyek Pemerintah dan BUMN Pakai Barang Impor, Jokowi: Bodoh Sekali!

Raka Dwi Novianto , Jurnalis-Jum'at, 25 Maret 2022 |10:48 WIB
Proyek Pemerintah dan BUMN Pakai Barang Impor, Jokowi: Bodoh Sekali!
Presiden Jokowi/ Okezone
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) marah besar atas kebijakan pemerintah pusat, daerah serta BUMN yang masih melakukan impor terkait pengadaan barang dan jasa. Padahal katanya, Jokwi anggaran modal yang diberikan cukup besar.

(Baca juga: Jokowi Soroti Rumah Tidak Layak Huni Penyebab Kekerdilan di NTT)

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat memberikan pengarahan kepada Menteri dan lembaga serta kepada kepala daerah tentang aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia di Bali, pada hari ini Jumat 25 Maret 2022.

"Cek yang terjadi, sedih saya , belinya barang -barang import semuanya padahal kita memiliki pengadaan barang dan jasa anggaran modal pusat itu Rp526 triliun, daerah pak gub, pak Bupati, pak Wali Rp 535 triliun lebih gede daerah. Sekali lagi saya ulang pusat Rp 526 triliun, daerah Rp535 triliun, BUMN jangan lupa saya detilkan lagi Rp 420 triliun ini duit gede banget besar sekali," kata Jokowi.

Jokowi menegaskan bahwa jika anggaran tersebut digunakan untuk membeli barang dalam negeri maka akan mentriger pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Gausah cari kemana-mana tidak usah cari investor kita diem saja tapi kita konsisten membeli barang yang diproduksi oleh pabrik-pabrik kita, industri-industri kita, UMKM kita kok gak kita lakukan, bodoh sekali kita kok gak melakukan ini," tegasnya.

"Malah beli barang-barang impor mau kita terus-teruskan gak, gabisa. Kalau kita beli impor bayangkan semuanya kita memberi pekerjaan kepada negara lain, duit kita berarti capital out flow keluar. Pekerjaan ada disana bukan disini coba kita belokan semuanya disini," imbuhnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement