Ketika pedagang yang lain hendak membuka tokonya sekitar pukul 06.00 WIB, terjadilah korsleting listrik dan muncul api lalu dengan cepat menyambar bahan pakaian yang mudah terbakar.
“Jadi, pas nyalain lampu terjadi korsleting listrik dari toko pakaian jadi api cepat menyambar membesar apinya,” ujarnya.
Diakui Munir, menurut penuturan pedagang bahwa tak sedikit dari mereka yang sudah berbelanja guna menghadapi Ramadhan 2022 nanti.
“Udah ada yang belanja 100 sampai 200 juta hangus sama api karena tadi belum sempat ada yang menyelamatkan atau mengamankan dagangannya,” tuturnya.
Dari kejadian ini, selain menimbulkan korban dengan luka ringan juga ditafsir kerugian yang dialami mencapai Rp500-600 juta.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.