Di samping itu, sebenarnya pemerintah memikirkan alokasi kelapa sawit untuk dijual lebih murah. Menurutnya harus ada prosentase kelapa sawit yang dijual murah kepada pabrik minyak goreng dan sisanya dijual di pasar harga tinggi.
"Misal diskon 50 persen untuk yang 25 persen produksi kelapa sawit. Dengan cara demikian harga minyak goreng turun,"papar dia.
Sejatinya meskipun harga kelapa sawit didiskon 50 persenpun sebenarnya pengusaha kelapa sawit masih untung. Apalagi saat ini terjadi perang Rusia dan Ukraina maka kemungkinan akan mahal lagi bisa terjadi.
(Widi Agustian)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.