Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Perang Rusia-Ukraina, Bucha Penuh dengan Tank Terbakar dan Mayat Berserakan di Jalanan

Susi Susanti , Jurnalis-Senin, 04 April 2022 |05:47 WIB
Perang Rusia-Ukraina, Bucha Penuh dengan Tank Terbakar dan Mayat Berserakan di Jalanan
Kota Bucha penuh dengan tank yang terbakar (Foto: BBC)
A
A
A

BUCHA - Sebuah jalan pinggiran kota di Bucha menjadi salah satu harapan Rusia untuk mengepung dan memasuki Kyiv, Ukraina dan kemudian menggulingkan pemerintahan Presiden Volodymyr Zelensky.

Dua atau tiga hari setelah pasukan Rusia pertama menyeberang ke Ukraina pada 24 Februari lalu, pasukan Ukraina menghancurkan satu kolom tank Rusia dan pengangkut personel lapis baja yang bergerak melalui kota Bucha ke kota Kyiv.

Konvoi itu hancur dalam salah satu dari banyak penyergapan Ukraina yang menghentikan serangan Rusia.

Tim BBC berhasul sampai ke Bucha karena pada Jumat (1/4) tentara Rusia terakhir ditarik keluar, sebagai bagian dari apa yang telah disampaikan Kremlin sebagai keputusan yang tenang dan rasional untuk berkonsentrasi pada perang di Ukraina timur.

Baca juga: Mayat Menumpuk di Bucha, Ukraina Tuduh Rusia Lakukan Pembantaian dan Tuntut Sanksi Baru

Moskow mengatakan, tanpa bukti atau keandalan apa pun, bahwa tujuan perangnya di Ukraina tengah telah tercapai. Namun ini tidak termasuk merebut Kyiv.

Baca juga: Kyiv Ibu Kota Ukraina Digempur Habis-habisan, Apartemen 15 Lantai Terbakar      

Perlawanan Ukraina yang tak terduga sengit dan terorganisir dengan baik menghentikan mereka di luar ibu kota, dan buktinya termasuk reruntuhan tiang yang berkarat dan bengkok yang masih terletak di tempat hancurnya di jalan pinggiran kota itu.

Dua atau tiga minggu memasuki perang, para penjajah Rusia kehabisan momentum. Pasukan elit dari pasukan lintas udara Rusia memasuki kota dengan kendaraan lapis baja yang cukup ringan untuk dibawa oleh pesawat. Mereka datang dari bandara Hostomel, beberapa mil jauhnya, yang telah diserang dan disita oleh pasukan terjun payung Rusia yang mendarat dengan helikopter pada hari pertama invasi. Bahkan kemudian, ada perlawanan sengit dari pasukan Ukraina.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement