Share

Rusia Kuasai Mariupol, Putin: Blokade! Jangan Biarkan Satu Lalat Bisa Lolos

Agregasi BBC Indonesia, · Jum'at 22 April 2022 00:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 21 18 2583123 rusia-kuasai-mariupol-putin-blokade-jangan-biarkan-satu-lalat-bisa-lolos-r5W9YVaSY7.jpg Presiden Rusia, Vladimir Putin (foto: Reuters)

PRESIDEN RUSIA, Vladimir Puti memerintahkan militer Rusia untuk memblokade kawasan industri Azovstal di Mariupol, Ukraina Selatan. Lokasi yang dianggap sebagai benteng terakhir untuk mempertahankan kota tersebut dari gempuran tentara Rusia.

Dalam wawancara di televisi, Putin mengucapkan selamat kepada Menteri Pertahanan, Sergei Shoigu, atas "keberhasilan mengambil alih" kota pelabuhan penting ini.

BACA JUGA:AS: Rusia Tambahkan 17 Kelompok Batalyon Taktis di Ukraina, Total Ada 82 BTG 

Putin meminta agar serangan ditunda dulu dan untuk sekarang diblokade "sehingga lalat pun tidak bisa lolos" dari kawasan ini.

"Menurut saya, menggempur kawasan industri bukan tindakan bijak. Saya memerintahkan agar serangan dibatalkan," kata Putin.

 BACA JUGA:Rusia Sukses Uji Coba Peluncuran Rudal Balistik Antarbenua Sarmat, Putin Beri Selamat

"Ini adalah kasus yang menuntut kita untuk berpikir ulang. Ada keperluan untuk memikirkan nyawa dan kesehatan pasukan kita," sambung Putin.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

"Tak perlu kita melewati kuburan-kuburan bawah tanah dan merangkak di bawah tanah di fasilitas industri ini. Blokade saja, sehingga tak ada satu lalat pun yang bisa lolos," kata Putin.

Putin menyebut invasi di Mariupol sebagai kesuksesan dan memberi ucapan selamat kepada Shoigu.

"Sampaikan ucapan terima kasih kepada pasukan Anda. Silakan ajukan proposal agar para tentara diberi penghargaan. Pemahaman kami adalah mereka semua pahlawan," kata Putin.

Shoigu mengatakan sekitar 2.000 orang ada di kompleks Azovstal. Ribuan orang tewas dalam serangan Rusia di Mariupol yang telah berlangsung selama dua bulan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini