Setelah tiba di Pos, hal yang seharusnya dilakukan adalah istirahat sejenak dan membersihkan diri dari air laut dan keringat, namun hal tersebut terpaksa diurungkan karena di pos tersebut tidak tersedia air tawar. Air tawar didapat dari tampungan air hujan di dalam bak-bak yang dibuat dari terpal dengan jumlah yang sangat terbatas.
Pada Safari Ramadan kali ini Nur Alamsyah mengatakan, Sabang adalah wilayah sangat kaya dari sisi potensi kemaritiman dan banyak hal yang bisa dikembangkan. Program TNI AL dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir adalah Kampung Bahari Nusantara (KBN). Sabang merupakan salah satu kawasan yang termasuk dalam program Kampung Bahari Nasional (KBN) yang dilaksanakan TNI AL.
“Pulau Rondo dan Sabang ini menurut saya sangat indah dan layak dikunjungi. Untuk mengembangkan kawasan ini harus berkolaborasi dengan Pemda,BUMD, KLNP dan swasta,” ujarnya.