Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Wisawatan Asal Sumedang Tenggelam di Muara Cilautereun Pameungpeuk Garut

Fani Ferdiansyah , Jurnalis-Kamis, 05 Mei 2022 |21:31 WIB
Wisawatan Asal Sumedang Tenggelam di Muara Cilautereun Pameungpeuk Garut
Tim SAR saat mencari korban tenggelam di Muara Cilautereun (foto: MPI/Fani)
A
A
A

GARUT - Dua wisatawan dilaporkan terseret arus dan tenggelam di kawasan Muara Cilautereun, Desa Mancagahar, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut. Dari kedua korban itu, salah satu di antaranya dinyatakan hilang.

"Peristiwa laka (kecelakaan) tenggelam dialami oleh dua orang pengunjung wisata sekira pukul 11.30 WIB. Salah satu korban berhasil selamat sementara seorang lainnya masih dilakukan pencarian," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Satria Budi, kepada MNC Portal saat dikonfirmasi, Kamis (5/5/2022).

BACA JUGA:Siswi Berumur 7 Tahun Tewas Tenggelam di Objek Wisata Kolam Renang 

Ia menyebut identitas korban yang masih dinyatakan hilang adalah Bayu Aditiya (21), warga Jalan Mekar Cibuga, Kabupaten Sumedang. Sementara seorang korban yang selamat bernama Risa (21), warga Kampung Kebon Jeruk RT 01 RW 09, Desa Putra Jaya, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut.

"Korban Risa berjenis kelamin perempuan berhasil diselamatkan. Korban mengalami luka lecet pada bagian tangan dan kaki," ujar Budi.

 BACA JUGA:Hilang 2 Hari, Bocah Tenggelam di Tangerang Ditemukan Tewas

Budi membeberkan, kronologi kejadian dimulai ketika kedua korban sedang menyebrangi Curugan Sayang Heulang dengan tujuan penginapan di Pulo Santolo. Secara tiba-tiba, arus air Curugan Sayang Heulang mengalir deras dan menghantam kedua korban.

"Kedua korban terpeleset dan jatuh hingga terbawa arus ke Muara Cilautereun lalu tenggelam. Seorang korban berhasil diselamatkan menggunakan perahu penyeberangan nelayan," tutur Kalak BPBD Garut.

Ia menjelaskan, petugas dari instansi terkait seperti personel kepolisian, Badan SAR Nasional, unsur Forkopincam, BPBD, UPT Disdamkar Pameungpeuk, Balawisata, serta unsur relawan, hingga kini masih melakukan pencarian terhadap seorang korban yang hilang.

Adapun ciri-ciri korban tenggelam yang belum ditemukan adalah memakai baju kaos warna merah dan celana pendek hitam, menggunakan gelang di sebelah kiri, rambut ikal serta kulit berwarna sawo matang.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement