Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

BMKG Tegaskan Panas Terik Beberapa Hari Terakhir Bukan Gelombang Panas

Binti Mufarida , Jurnalis-Senin, 09 Mei 2022 |10:19 WIB
BMKG Tegaskan Panas Terik Beberapa Hari Terakhir Bukan Gelombang Panas
Illustrasi (foto: dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menegaskan panas terik yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia dalam beberapa hari terakhir bukan fenomena gelombang panas.

“Suhu panas terik yang terjadi di wilayah Indonesia bukan fenomena gelombang panas,” ungkap Deputi Bidang Meteorologi, Guswanto dikutip dari keterangan resminya, Senin (9/5/2022).

 BACA JUGA:Ini Penjelasan BMKG Terkait Suhu Panas Terik hingga 36 Derajat di Indonesia

Menurut WMO (World Meteorological Organization), gelombang panas atau dikenal dengan “heatwave” merupakan fenomena kondisi udara panas yang berkepanjangan selama 5 hari atau lebih secara berturut-turut dimana suhu maksimum harian lebih tinggi dari suhu maksimum rata-rata hingga 5°C atau lebih.

“Fenomena gelombang panas ini biasanya terjadi di wilayah lintang menengah-tinggi seperti wilayah Eropa dan Amerika yang dipicu oleh kondisi dinamika atmosfer di lintang menengah. Sedangkan yang terjadi di wilayah Indonesia adalah fenomena kondisi suhu panas/terik dalam skala variabilitas harian,” kata Guswanto.

 BACA JUGA:India Keluarkan Peringatan Gelombang Panas Parah, Jutaan Orang Lemas Kehabisan Tenaga

Sementara itu, dari data hasil pengamatan BMKG, suhu maksimum terukur selama periode tanggal 01 – 07 Mei 2022 di Indonesia berkisar antara 33 - 36.1 °C dengan suhu maksimum tertinggi hingga 36.1 °C terjadi di wilayah Tangerang-Banten dan Kalimarau-Kalimantan Utara.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement