Iman menambahkan, pelaku juga sempat mengakui menanamkan kebencian kepada pemerintah kepada anak-anak korban penculikan. Termasuk memberikan pemahaman yang salah terkait agama.
"Ada upaya-upaya untuk menanamkan kebencian terhadap pemerintah. Seperti contoh yang disampaikan kepada si korban, itu pada saat si korban ikut, kemudian dikumpulkan. Kan si tersangka itu mengaku sebagai anggota polisi. Lalu kemudian si korban diamankan karena tidak menggunakan masker. 'Kalian tidak menggunakan masker saja ditangkap nih sama negara', Dibilang sama si tersangka itu, negara ini seperti ini. Ini upaya upaya yang dilakukan oleh si tersangka untuk menanamkan kebencian terhadap negara, terhadap pemerintah kepada para korban. Lalu kemudian, diberikan pemahaman yang keliru tentang agama oleh yang bersangkutan kepada para korban," ujarnya.
Dari beberapa pengakuan pelaku, polisi masih mengumpulkan bukti-bukti termasuk menggandeng Densus 88 untuk mengungkap terkait pengakuannya.
"Hal-hal yang menarik seperti tadi saya sampaikan, kita terus dalami dan kami terus koordinasi dengan tim khusus dari Densus 88 Polri," pungkasnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.