Share

Kepala Terpenggal Anggota DPR Ditemukan di Taman, Polisi Gelar Penyelidikan

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 23 Mei 2022 12:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 23 18 2598653 kepala-terpenggal-anggota-dpr-ditemukan-di-taman-polisi-gelar-penyelidikan-b5jwTHpwKx.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

ONITSHA - Polisi di Nigeria telah menemukan kepala terpenggal milik seorang legislator negara bagian yang hilang pekan lalu di Negara Bagian Anambra, demikian disampaikan polisi pada Minggu (22/5/2022). Pemerintah telah menuduh kelompok seperatis melakukan serentetan pembunuhan dan penculikan di Anambra dalam beberapa waktu terakhir.

BACA JUGA: Pasangan Tentara Dipenggal dalam Perjalanan ke Tempat Pernikahan, Militer: Biadab

Wilayah tenggara Nigeria, rumah bagi kelompok etnis Igbo, telah memanas dan berupaya memisahkan diri dan kelompok Masyarakat Adat Biafra (IPOB) yang dilarang telah memimpin seruan itu.

Okechukwu Okoye, seorang anggota perlemen di DPR Negara Bagian Anambra dan ajudannya hilang pada 15 Mei. Kepala Okoye ditemukan pada Sabtu (21/5/2022) malam di sebuah taman di wilayah pemerintah lokal selatan Nnewi, kata Juru Bicara Kepolisian Negara Bagian Anambra, Tochukwu Ikenga.

"Anggota parlemen itu tewas. Kepalanya ditemukan di sepanjang jalan Nnobi. Belum ada tersangka yang ditahan," kata Ikenga sebagaimana dilansir Reuters.

Gubernur Negara Bagian Anambra telah memberikan hadiah 10 juta naira (sekira Rp353 juta) untuk informasi tentang para pembunuh.

Awal bulan ini, orang-orang bersenjata membunuh dan memenggal dua tentara di negara bagian Imo yang bertetangga. Pemerintah menuduh IPOB, yang membantah tuduhan itu.

Kekerasan di tenggara adalah lapisan lain dari ketidakamanan di Nigeria, di mana penculikan untuk tebusan biasa terjadi di barat laut dan pemberontakan militan Islamis telah berlangsung selama lebih dari satu dekade di timur laut negara itu.

Pada Agustus 2021, Amnesty International mengatakan bahwa pasukan keamanan Nigeria telah membunuh setidaknya 115 orang di tenggara dalam delapan bulan pertama 2021 dan secara sewenang-wenang menangkap atau menyiksa sejumlah orang lainnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini