Bondarev tidak menahan kritiknya terhadap Presiden Putin, Menteri Luar Negeri Lavrov dan serangan Rusia di Ukraina.
Kejadian ini sangat jarang terjadi di Rusia. Insiden ini disebut-sebut cukup memalukan bagi otoritas Rusia.
Tetapi satu pengunduran diri tidak secara otomatis berarti banyak lagi yang akan menyusul. Bondarev mengakui jika dirinya adalah kelompok minoritas. Dia percaya bahwa, untuk saat ini, sebagian besar pejabat di Kementerian Luar Negeri Rusia mendukung garis resmi dan mendukung 'operasi khusus' Kremlin.
Berbicara kepada BBC, Bondarev mengatakan dia "belum melihat alternatif" selain mengundurkan diri.
"Saya tidak berpikir itu akan banyak berubah, terus terang, tapi saya pikir itu mungkin satu batu bata kecil ke tembok yang lebih besar yang pada akhirnya akan berubah. dibangun. Saya harap begitu,” terangnya.