Share

Pria Ini Tanam dan Jual Ganja Lewat Online Shop

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Rabu 25 Mei 2022 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 25 525 2600233 pria-ini-tanam-dan-jual-ganja-lewat-online-shop-lCkOVyQuIl.jpg Penanam ganja di Bandung (foto: MPI/Agung)

BANDUNG - Seorang pria berinisial BT ditangkap jajaran Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung dalam kasus peredaran ganja ilegal.

Pria yang berprofesi sebagai wiraswasta itu menjadikan rumahnya yang berlokasi di Jalan Mawar, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung sebagai 'kebun ganja'.

Aksi pria berusia 37 tahun itu terbilang nekat. Pasalnya, pohon ganja yang ditanamnya mulai dari biji itu kemudian dia jual langsung lewat online shop.

BACA JUGA:Tanam 102 Pohon Ganja di Rumah, Seorang Mantan Diplomat dan Putranya Ditangkap 

Namun, aksi nekatnya tercium juga pihak kepolisian. BT pun ditangkap di rumahnya, Selasa (24/5/2022) malam. Dalam penangkapan tersebut, jajaran Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung berhasil mengamankan puluhan tanaman ganja hidup hasil budidaya BT.

"Ada 43 batang pohon ganja yang berhasil diamankan dari pelaku," ungkap Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Aswin Sipayung didampingi Kasat Narkoba, AKBP Ricky Hendarsyah di Mako Satnarkoba Polrestabes Bandung, Jalan Sukajadi, Kota Bandung, Rabu (25/5/2022).

 BACA JUGA:Satgas Pamtas Temukan Ladang Ganja di Wilayah Perbatasan Papua

Berdasarkan hasil pemeriksaan, lanjut Aswin, pelaku juga mendapatkan biji ganja tersebut dari online shop. Aksi nekat pelaku tersebut berawal dari pertemanannya lewat Facebook dengan seorang pelaku lainnya berinisial U yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO).

"Sudah setahun ini dia menanam pohon ganja-ganja ini. Biji ganja yang dia tanam juga didapat dari online shop," kata Aswin.

Setelah berhasil membudidayakan pohon ganja, pelaku kemudian menjual daun ganja tersebut lewat online shop. Pelaku mematok harga Rp200.000 untuk setiap 5 gram daun ganja.

"Dia menjual ganja Rp200.000 untuk setiap lima gram," katanya.

Menurut Aswin, pelaku sudah menjual ganja hasil budidayanya itu sejak enam bulan lalu dan sudah ada 15 kali transaksi yang dilakukan oleh pelaku.

Selain menyita puluhan pohon ganja hidup, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti lainnya, di antaranya tiga plastik berisi biji ganja, beberapa bungkus plastik berisi daun ganja, empat lampu ultraviolet untuk budidaya ganja, hingga berbagai peralatan pengemasan ganja yang dijual oleh pelaku.

Akibat perbuatannya, BT disangkakan Pasal 114 ayat 1 dan atau Pasal 111 ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dan diancam pidana kurungan maksimal 20 tahun.

"Maksimal (ancamannya) 20 tahun," kata Aswin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini