Share

Bentrokan Pecah di Yerusalem Usai Pawai Bendera Kontroversial, 242 Warga Palestina Luka Kena Peluru dan Granat

Susi Susanti, Okezone · Senin 30 Mei 2022 14:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 30 18 2602544 bentrokan-pecah-di-yerusalem-usai-pawai-bendera-kontroversial-242-warga-palestina-luka-kena-peluru-dan-granat-XsIx8SVkNB.jpg Pawai bendera kontroversial di Yerusalem (Foto: Times of Israel)

YERUSALEM – Ribuan orang Israel berbaris dalam prosesi pengibaran bendera yang kontroversial melewati Yerusalem timur pada Minggu (29/5/2022), setelah faksi-faksi Palestina memperingatkan bahwa acara tersebut dapat memicu babak baru ketegangan.

Massa yang mengibarkan bendera Israel berangkat dari Gerbang Damaskus - pintu masuk utama ke Kawasan Muslim Kota Tua Yerusalem - menari dan meneriakkan "bangsa Israel hidup" dan "mati bagi orang Arab." 

Polisi Israel dengan perlengkapan anti huru hara memblokir jalan-jalan di sekitarnya dan secara paksa memindahkan pengunjuk rasa Palestina dari rute tersebut.Bentrokan pun tak dapat dihindari.

Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan sebanyak 79 warga Palestina terluka di Yerusalem akibat terkena peluru karet, granat suara dan semprotan merica. Lalu seorang pengunjuk rasa ditembak dengan tembakan langsung.

Baca juga: Protes Pawai Bendera Israel, Faksi Palestina Serukan "Hari Kemarahan"

28 orang dievakuasi ke rumah sakit (RS) setelah bentrokan dengan pasukan keamanan Israel dan demonstran Israel.

Menurut Bulan Sabit Merah, setidaknya 163 warga Palestina juga terluka di Tepi Barat. 11 orang diantaranya cedera karena peluru tajam.

Baca juga: Israel Izinkan Pawai Sayap Kanan Lewati Lingkungan Muslim Yerusalem

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Polisi Israel dalam sebuah pernyataan pada Minggu (29/5/2022) mengatakan lebih dari 50 orang telah ditangkap dan ditahan karena terlibat dalam insiden kerusuhan dan penyerangan terhadap petugas polisi.

Lima petugas polisi terluka ringan dalam berbagai insiden dan membutuhkan perawatan medis. Lebih dari 2.000 petugas polisi dan sukarelawan telah dikerahkan di seluruh Yerusalem.

Pawai bendera adalah parade tahunan di mana sebagian besar kelompok nasionalis Yahudi merayakan Israel menguasai Tembok Barat selama Perang Enam Hari 1967 dan merebut Yerusalem Timur, menempatkan seluruh kota di bawah kendali Israel.

Pawai juga menjadi ‘titik panas’ dengan penduduk Palestina di Kota Tua pada tahun-tahun sebelumnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini