Bela mengungkapkan bahwa dirinya melakukan tindakan proses persalinan di alam terbuka tersebut bukan pertama kali saja. Kata dia, selama bertugas di Pedalaman Merauke sudah beberapa kali membantu proses persalinan dengan penuh tantangan.
"Kalau saya sendiri, untuk menangani proses persalinan di alam terbuka mungkin sudah beberapa kali. Waktu bertugas di Asmat saya pernah menolong persalinan di atas spead boat di tengah laut, yang kala itu sempat ombak dan pasien sebenarnya saat itu harus di rujuk ke Kota, tapi karena kondisi alam yang saat itu ombak yang mungkin menambah kontraksi pada ibu yang akan melahir, sehingga ibu tersebut harus melahirkan di atas speed boat di tengah laut," ujarnya.
"Mau tidak mau saya harus menolong persalinan di atas speed boat tersebut dengan cuaca yang kurang bersahabat. Keputusan itu harus segera dilakukan untuk menolong ibu demi keselamatan sang ibu," lanjut Bela.
Selain di tengah hutan dan laut, Bela juga pernah menolong pasien bersalin di tengah jalan saat pasien di antar ke Kota untuk rujukan persalinan. Hal itu terpaksa dilakukan karena jarak untuk membawa pasien tidak memungkinkan.
"Semua yang dilakukan dan bisa berhasil dalam menolong proses persalinan di alam terbuka dan di Puskesmas dengan peralatan medis yang terbatas. Semua karena anugerah Tuhan. Kalau tanpa campur tangan Tuhan, semuanya akan sia-sia," tutur dia.
Dirinya mengaku sangat bahagia bisa bertugas di pedalaman Papua. Menurutnya bertugas di Pedalaman Papua mempunyai tantangan tersendiri. "Di sini ada cinta kasih yang tumbuh subur dalam hati untuk setia melayani masyarakat. Selain itu karena sering melakukan tugas di alam terbuka dan harus melintasi Medan yang cukup keras saya dijuluki Bidan Petualang," terangnya.
Bela mengatakan bahwa julukan Bidang Petualang tersebut setelah dirinya kerap melewati sejumlah tatangan berat dari alam Papua. "Tenaga saya dibutuhkan dan prinsip saya, saya siap ditugaskan kapanpun dan dimana saja demi tugas pelayanan dan tanggung jawab," katanya.
Lebih jauh, Bidan Bela berharap pemerintah memberikan perhatian kepada tenaga kontrak yang bekerja di pedalaman Papua dengan menjamin kehidupan masa depan pejuang kesehatan di ujung paling timur bumi Indonesia itu.
"Kami merasa bangga dan bersyukur bisa melayani di tempat yang sulit dijangkau seperti tempat tugas kami ini. Mewakili teman-teman kami mungkin hanya butuh perhatian khusus dari pemerintah," tukasnya.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.