Share

Mobil Tabrak Department Store, 1 Orang Meninggal dan 30 Terluka

Susi Susanti, Okezone · Rabu 08 Juni 2022 17:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 08 18 2608045 mobil-tabrak-department-store-1-orang-meninggal-dan-30-terluka-4lgQJ01qfK.jpg Mobil tabrak department store di Berlin, Jerman (Foto: Reuters)

BERLIN – Beberapa pejalan kaki dikhawatirkan tewas setelah seorang pengendara mobil belok ke trotoar dan menabrak semua orang di jalannya.

Layanan darurat telah menutup jalan di Berlin, Jerman di mana sekitar 30 orang diketahui terluka di sudut Rankestrasse dan Tauentzienstrasse di barat kota. Setidaknya satu orang dikonfirmasi meninggal akibat insiden itu.

Sebuah jepretan dramatis menunjukkan sebuah mobil Renault menabrak jendela sebuah department store. Para kru darurat merawat para korban dengan helikopter mendarat lebih jauh di jalan.

Juru bicara Kepolisian Berlin Thilo Cablitz, mengatakan kepada media bahwa pengemudi Renault awalnya menabrak orang yang lewat di sudut jalan sebelum kembali ke jalan dan akhirnya menabrak jendela toko sekitar 200 meter.

Baca juga:  Badai Salju Hantam Yunani, Ribuan Pengendara Terdampar di Jalanan

Menurut polisi, pengemudi mobil sedang diperiksa apakah dia sengaja melewati orang sekitar pukul 10.15 waktu setempat pada Rabu (8/6/2022).

Baca juga: Wakil PM Papua Nugini Tewas dalam Kecelakaan Mobil

Dinas pemadam kebakaran Berlin mentweet: "#Rettungsdienst_Einsatz di #Charlottenburg di #Rankestrasse dengan beberapa orang terluka #MANV. Sekitar 60 layanan darurat saat ini berada di lokasi atau dalam perjalanan. pembaruan menyusul."

Selebriti John Barrowman kebetulan berada di tempat kejadian dan mengklaim telah melewati "banyak korban jiwa" dalam apa yang dia takutkan sebagai serangan teroris, meskipun hal ini belum dikonfirmasi oleh pihak berwenang.

"Kami pikir kami telah menyaksikan serangan teroris di sini di Berlin, kami tidak yakin ada banyak mayat di mana-mana. Kami telah melihat sebuah mobil yang turun di jalan dan berakhir di penutup etalase. tiga blok kota itu cukup mengerikan,” cuitnya.

Berjongkok di samping pohon di jalan untuk perlindungannya sendiri dan mobil pemadam kebakaran yang berkedip diparkir di belakangnya, John merekam video yang berbicara tentang pandangannya tentang insiden tersebut. John mengaku melihat mayat di tengah jalan.

"Ada banyak polisi, ada mayat di tengah jalan dan di sini ada semua layanan darurat yang mencoba membantu para korban. Ada banyak orang yang berjalan pincang dan terluka,” lanjutnya.

Dalam video kedua, John memberi tahu pengikut Twitternya dengan keyakinan bahwa ada "banyak kematian" dan "ratusan layanan darurat" di daerah itu.

Dia menambahkan bahwa dia dan orang lain di daerah itu telah diperintahkan untuk pergi saat penjagaan meluas.

"Saya harus mengucapkan terima kasih kepada teman saya Mikey K, mantan militer, teman saya yang ironisnya menelepon saat itu terjadi dan hal pertama yang dia katakan kepada kami adalah untuk pergi ke belakang pohon,” ujarnya.

"Dia bilang pergi ke belakang pohon, taruh sesuatu di antara kamu dan apa pun yang mungkin datang kepadamu, jadi kami melakukan itu,” ungkapnya.

Tragedi itu terjadi hampir di tempat yang sama ketika seorang ekstremis Islam melewati pasar Natal yang ramai, menewaskan 12 orang termasuk pengemudi dan melukai 70 lainnya pada Desember 2016.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini