"Saya harus mengucapkan terima kasih kepada teman saya Mikey K, mantan militer, teman saya yang ironisnya menelepon saat itu terjadi dan hal pertama yang dia katakan kepada kami adalah untuk pergi ke belakang pohon,” ujarnya.
"Dia bilang pergi ke belakang pohon, taruh sesuatu di antara kamu dan apa pun yang mungkin datang kepadamu, jadi kami melakukan itu,” ungkapnya.
Tragedi itu terjadi hampir di tempat yang sama ketika seorang ekstremis Islam melewati pasar Natal yang ramai, menewaskan 12 orang termasuk pengemudi dan melukai 70 lainnya pada Desember 2016.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.