JAKARTA - Pemilik usaha kuliner Babiambo, Sergio terkejut dengan heboh usaha miliknya yang mengolah daging babi menjadi masakan padang di jagat maya. Padahal, usaha tersebut sudah gulung tikar sejak 2020 lalu.
Dia pun mengungkapkan alasannya mengolah daging babi menjadi masakan padang. Menurutnya, usaha tersebut dibuka sejak awal pandemi Covid-19 di tahun 2020.
BACA JUGA:Usai Digrebek Polisi, Penjual Masakan Padang Olahan Babi Minta Maaf
Hal itu ia lakukan guna menambah penghasilan di kala carut marut pandemi. Namun, kata Sergio usaha tersebut hanya bertahan selama 3 bulan saja.
"Karena itu kan awal pandemi ya semua mencoba mencari opportunity secara online apa sih peluangnya gitu, waktu itu akhirnya melakukan secara online tapi hanya berjalan sekitar 3 bulan kurang lebih seingat saya akhirnya tutup," ucap Sergio di Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (10/9/2022).
Lebih lanjut, Sergio mengaku hanya berjualan di merchand online saja dan tidak membuat gerai offline. Terlebih, menurut Sergio, masakan padang dengan olahan babi adalah bagian dari mencari inovasi tanpa bermaksud menyinggung pihak manapun.
"Itu yang sangat disayangkan sebenarnya kita mungkin dengan keterbatasan pandangan sejauh itu, pada saat itu kita hanya memikirkan ini adalah inovasi dan ini adalah peluang yang layak dicoba," tuturnya.
BACA JUGA:Viral! Daging Babi Dijual di Resto Padang Kelapa Gading