Ketua Komisi II DPR mengatakan kepada Muhidin bahwa yang bersangkutan harus mau dibawa ke rumah sakit (RS). Bahkan, ia pun menitipkan Muhidin ke dokter yang datang untuk segera membawa Muhidin ke RS. Tapi, Muhidin dibawa terlebih dulu ke klinik untuk diperiksa keadaannya.
“Saya bilang waktu itu, bang abang suka, mau gak mau harus dibawa ke rumah sakit. Dan saya titip juga ke dokter yang tadi datang “Ini jangan ditanya ke bapak ini, ibu harus bawa dia ke rumah sakit sekarang, jangan ditanyain”. “Iya saya periksa dulu di klinik” (kata dokter) gitu, sekarang enggak tahu di mana situasinya,” cerita Doli.
Saat ditanya apa riwayat penyakit Muhidin, Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini mengaku tidak tahu, karena sepengetahuannya, Muhidin yang merupakan senior di Golkar dan juga di organisasi HMI dan KAHMI, dia melihat Muhidin selalu sehat. Apalagi, di Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Golkar pun mereka berdua sering melakukan rapat, juga di Banggar DPR melakukan rapat intensif, jadi ada kemungkinan hanya kelelahan.
“Kami rapat sampai malam terus keliling ke daerah-daerah, kayaknya enggak ada apa-apa. Mungkin kecapean kali ya, dalam 2-3 minggu ini Banggar intensifkan, mungkin juga karena kecapean,” tandasnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.