Share

Gempa M5,0 Guncang Ketapang Kalbar, BMKG: Dipicu Sesar Aktif

Dimas Choirul, MNC Media · Jum'at 01 Juli 2022 06:53 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 01 340 2621502 gempa-m5-0-guncang-ketapang-kalbar-bmkg-dipicu-sesar-aktif-QVoTms7QLX.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

KALBAR - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya guncangan gempa bumi dengan magnitudo (M) 5.0 terjadi di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat pada Jumat (1/7/2022) pukul 05.09 WIB. Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

"Info Gempa Mag:5.0, 01-Jul-22 05:09:42 WIB," tulis keterangan BMKG, Jumat (1/7/2022).

Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa episenter gempa bumi ini terletak pada koordinat 2.57 Lintang Selatan dan 109.98 Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 126 kilometer barat daya arah Ketapang pada kedalaman 10 kilometer.

Koordinator Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono menjelaskan bahwa dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif.

Baca juga: Gempa M5,0 Guncang Ketapang, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme geser (strike slip fault)," kata Daryono melalui akun instagramnya.

Baca juga: Fenomena MJO Jadi Penyebab Hujan Lebat di Bengkulu, Ini Penjelasan BMKG

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempa bumi ini menimbulkan guncangan di daerah Kendawangan, Ketapang, daerah Matan Hilir Selatan, Ketapang dengan skala intensitas III - IV MMI dirasakan oleh orang banyak dalam rumah dan daerah Benua Kayong, Ketapang dengan skala intensitas III MMI terasa getaran seakan akan truk berlalu.

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

"Hingga pukul 05.45 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 2 (dua) aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dengan M=4,0 dan M=3,4 ," pungkasnya.

Baca juga: Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Minahasa Selatan

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini