Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polisi Sebut Brigadir J Bentak Istri Kadiv Propam hingga Menodongkan Pistol

Martin Ronaldo , Jurnalis-Selasa, 12 Juli 2022 |15:59 WIB
Polisi Sebut Brigadir J Bentak Istri Kadiv Propam hingga Menodongkan Pistol
Illustrasi (foto: Freepick)
A
A
A

JAKARTA - Satuan Reskrim Polres Jakarta Selatan mengungkap, bahwa Brigadir J sempat menghardik Istri Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo pada saat dirinya melakukan pelecehan.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, sebelum akhirnya diketahui yang bersangkutan melakukan pelecehan oleh Bharada E, yang bersangkutan sempat mengancam Istri dari Kadiv Propam Polri.

"Pada saat itu Ibu sedang beristirahat, dan terbangun lalu melihat yang bersangkutan masuk. Ibu sempat menegur yang bersangkutan," katanya kepada wartawan di Polres Jakarta Selatan, Selasa (12/7/2022).

 BACA JUGA:Syok Pasca Baku Tembak, Polisi Kirimkan Tim Psikolog Dampingi Istri Jenderal Ferdy Sambo

Akan tetapi, teguran tersebut dibalas oleh yang bersangkutan dengan nada mengancam dan menodongkan sebuah pistol.

"Brigadi J malah membalas dengan kata 'diam kamu' sambil mengeluarkan sebuah pistol dari pinggangnya," tegasnya.

 BACA JUGA:Polisi Sebut Kamera CCTV di Rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo Rusak

Akhirnya, Istri Kadiv Propam Polri pun berteriak dan sontak membuat Bharada E yang mendengar hal tersebut langsung menuju ke kamar tersebut.

"Bharada E yang saat itu berada di lantai atas, menghampiri dari atas tangga yang jaraknya dari Brigadir J (Yoshua) itu kurang lebih 10 meter. Bertanya ada apa? Namun direspons dengan tembakan yang dilakukan Brigadir J," paparnya.

Perlu diketahui sebelumnya, dalam kasus ini penyidik Polres Jaksel telah memeriksa empat orang saksi terkait aksi baku tembak antar anggota polisi.
"Sejauh ini ada empat orang saksi yang sudah menyelesaikan BAP dan 2 lagi sedang proses," ujar Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Budhi.
Menurutnya, polisi akan melakukan pemeriksaan pula pada 2 saksi lainnya terkait kasus aksi saling tembak dua anggota polisi itu. Hanya saja, polisi baru menyebutkan saksi yang telah diperiksa itu diantaranya seseorang berinisial R, sesangkan lainnya tak dirincikan siapa saja orang yang telah diperiksa itu.
Meski begitu, Budhi menjelaskan, saat kejadian, selain Brigadir J dan Bharada E, ada satu orang lainnya di rumah Kadiv Propam tersebut, yakni K. Bharada E pun sejatinya sebelum terjadi aksi saling tembak itu tengah bersama K.
Dia menambahkan, istri Kadiv Propam tengah berada di kamarnya tertidur karena lelah usai dari luar kota. Disitu, Brigadir J masuk melakukan pelecahan pada istri Kadiv Propam hingga akhirnya istri Kadiv Propam terbangun lalu berteriak dan meminta tolong pada personel lain yang memang berada di rumah tersebut.
"Teriakan ini membuat Brigadir J panik sehingga saat itu juga dengar ada suara langkah turun kebetulan Bharada RE ada di rumah tersebut bersama saksi K. RE karena tangganya letter L baru separuh tangga melihat sodara J keluar kamar tersebut bertanya, ada apa, bukan dijawab malah dilakukan penembakan (oleh Brigadir J)," katanya.

Perlu diketahui sebelumnya, dalam kasus ini penyidik Polres Jaksel telah memeriksa empat orang saksi terkait aksi baku tembak antar anggota polisi.
"Sejauh ini ada empat orang saksi yang sudah menyelesaikan BAP dan 2 lagi sedang proses," ujar Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Budhi.
Menurutnya, polisi akan melakukan pemeriksaan pula pada 2 saksi lainnya terkait kasus aksi saling tembak dua anggota polisi itu. Hanya saja, polisi baru menyebutkan saksi yang telah diperiksa itu diantaranya seseorang berinisial R, sesangkan lainnya tak dirincikan siapa saja orang yang telah diperiksa itu.
Meski begitu, Budhi menjelaskan, saat kejadian, selain Brigadir J dan Bharada E, ada satu orang lainnya di rumah Kadiv Propam tersebut, yakni K. Bharada E pun sejatinya sebelum terjadi aksi saling tembak itu tengah bersama K.
Dia menambahkan, istri Kadiv Propam tengah berada di kamarnya tertidur karena lelah usai dari luar kota. Disitu, Brigadir J masuk melakukan pelecahan pada istri Kadiv Propam hingga akhirnya istri Kadiv Propam terbangun lalu berteriak dan meminta tolong pada personel lain yang memang berada di rumah tersebut.
"Teriakan ini membuat Brigadir J panik sehingga saat itu juga dengar ada suara langkah turun kebetulan Bharada RE ada di rumah tersebut bersama saksi K. RE karena tangganya letter L baru separuh tangga melihat sodara J keluar kamar tersebut bertanya, ada apa, bukan dijawab malah dilakukan penembakan (oleh Brigadir J)," katanya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement