Share

Polisi Tangkap 14 Kurir Narkoba Jaringan Malaysia, 30 Kg Sabu Disita

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Rabu 13 Juli 2022 14:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 13 608 2628853 polisi-tangkap-14-kurir-narkoba-jaringan-malaysia-30-kg-sabu-disita-xXLtJfNf0K.jpg Konferensi pers pengungkapan narkoba di SUmut. (Foto: Wahyudi Aulia)

MEDAN - Polisi menangkap 14 orang tersangka kurir narkoba dari sejumlah penindakan yang dilakukan di wilayah hukum Polda Sumatera Utara dalam sebulan terakhir. Dari 14 orang tersangka itu, polisi menyita 30,8 Kg narkoba jenis sabu-sabu, 1.996 butir pil ekstasi dan 10 Kg ganja.

Direktur Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Wisnu Adji mengatakan, ke-14 orang tersangka itu di antaranya adalah MH alias Rabban, Hu alias Sani, DJ alias Andra, SA alias Ayub, HU alias Dani, AM alias Ali dan Sa alias Udin.

Tersangka Rabban dan Sani ditangkap dengan barang bukti sabu-sabu seberat 1,838 Kg pada 5 Juni 2022 di salah satu hotel di Jalan Sei Kapuas, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Sunggal.

"Sabu-sabu itu disembunyikan tersangka di bawah kasur tempat tidur hotel," kata Kombes Wisnu saat pemaparan kasus penangkapan itu di Mapolda Sumut, Rabu (13/7/2022).

Sementara tersangka DJ alias Andra ditangkap setelah mobil yang dikendarainya dihentikan Polisi di depan gerai Ayam Geprek Bensu, Jalan Outtering Road, Gagak Hitam, Kecamatan Medan Sunggal, pada Jumat 10 Juni 2022 lalu.

 Baca juga: Gerebek Kampung Narkoba di Padang Bulan Sumut, Polisi Tangkap 4 Pengedar Sabu

"Saat itu dari dalam mobil tersangka ditemukan narkotika jenis sabu-sabu seberat 4 kilogram," jelasnya.

Kemudian dari tersangka Ayub dan Dani, polisi menyita 10 kilogram sabu-sabu. Keduanya ditangkap di Jalan Lintas Medan-Banda Aceh, Desa Halaban, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara pada 30 Juni 2022.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Sedangkan tersangka Ali dan Udin ditangkap di Jalan Lintas Sumatera Utara, Desa Hesa Peelompingan, Kabupaten Asahan pada 22 Juni 2022 lalu. Saat penangkapan dari keduanya disita barang bukti sabu-sabu seberat 1 kilogram.

"Para kurir sabu ini rata-rata diupah senilai Rp 20 juta - Rp 30 juta untuk setiap pengiriman. Atas perbuatannya mereka kita jerat dengan pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) dan pasal 111auat (2) Jo pasal 132cayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana mati, atau penjara seumur hidup dan paling singkat lima tahun penjara," tandas Wisnu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini