Share

Bersetubuh di Ruang Sidang Pengadilan, Pasangan Ini Dijatuhi Hukuman Pelayanan 30 Jam

Susi Susanti, Okezone · Sabtu 23 Juli 2022 12:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 23 18 2634948 berhubungan-seks-3-kali-ruang-sidang-pengadilan-pasangan-ini-dijatuhi-hukuman-pelayanan-masyarakat-30-jam-r0mnb9aTvm.jpg Pasangan muda ini dijatuhi hukuman karena berhubungan seks di ruang sidang pengadilan (Foto: news.com.au)

AUSTRALIAPasangan muda yang melakukan hubungan seks di depan umum tiga kali di ruang sidang pengadilan telah dijatuhi hukuman karena "perilaku keterlaluan".

The Chronicle melaporka Shameka Julie Leeding, 19, dilaporkan hadir di Pengadilan Magistrat Toowoomba pada 28 Juni 2022 untuk suatu masalah yang tidak terkait dengan kasusnya kali ini bersama sang kekasih Jake James Quinn, 20.

Jaksa polisi Cameron Francis mengatakan sekitar pukul 09.40, pasangan itu tertangkap kamera CCTV pindah ke tempat duduk di ujung timur ruang tunggu umum gedung pengadilan di mana Leeding mengangkangi Quinn dan pasangan itu mulai berciuman "dengan penuh semangat".

Pasangan itu kemudian mulai melakukan hubungan seksual, dengan Leeding tertangkap kamera mengangkat roknya, duduk di atas pasangannya dan bergerak naik turun di pangkuan Quinn.

Baca juga: Kirim Video Mesum ke Aplikasi Bertukar Pasangan Seks, Pria Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Minggu dan Denda Rp10 Juta

Pengadilan diberitahu bahwa pasangan itu menghentikan apa yang mereka lakukan setelah mereka didekati oleh keamanan, dan Leeding pun turun dari Quinn yang berusaha menutupi dirinya.

Baca juga: Rekam Adegan Seks dengan Peserta Pelatihan di Kokpit Pesawat, Instruktur Pilot Ini Dipecat

“Petugas keamanan meninggalkan tempat itu. Namun Quinn kemudian membuka celananya lagi dan memasukkan penisnya ke bawa rok Leeding yang duduk dipangkuannya. Keduanya menghadap ke arah lain dan mulai bergerak naik turun di pangkuannya.

Pasangan itu terus melanjutkan adegan seks mereka sampai seorang staf pengadilan menegurnya. Mereka sempat berhenti namun kembali melanjutkan kegiatan seksualnya ketika staf itu pergi.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

"Untuk ketiga kalinya pasangan itu didekati, lagi-lagi oleh petugas keamanan, dan Leeding dengan cepat berdiri dan mengulurkan tangannya untuk menghalangi pandangan penjaga keamanan sementara Quinn berusaha menutupi dirinya," terangnya.

Pasangan itu pun meninggalkan ruang tunggu, yang penuh menjelang hari pengadilan yang sibuk dengan anggota masyarakat yang berjarak kurang dari 5 meter jauhnya.

Pengadilan diberitahu bahwa mereka mudah diidentifikasi oleh kamera CCTV, dan pada 30 Juni lalu pasangan itu diberi pemberitahuan untuk hadir oleh polisi. Pada Jumat (22/7/2022) , pasangan itu mengaku bersalah atas tindakan tidak senonoh di tempat mana pun yang diizinkan untuk diakses oleh publik.

Hakim Clare Kelly mengatakan dia belum pernah mendengar insiden seperti itu terjadi di gedung pengadilan, menggambarkan pelanggaran itu sebagai "perilaku keterlaluan".

"Dengan cara yang tidak sopan, Anda telah membawa ke arena publik sebagai tindakan yang sangat pribadi," terang hakim.

Pasangan itu dijatuhi hukuman untuk melakukan pelayanan masyarakat masing-masing 60 jam, tanpa hukuman yang tercatat.

Sementara itu, pengacara Nathan Bouchier mengatakan tindakan Quinn "tidak direncanakan" dan bahwa keduanya "tidak memikirkan" betapa tidak pantas tindakan mereka.

Bouchier mengatakan kliennya sedang mencari pekerjaan penuh waktu, setelah sebelumnya menyelesaikan pelatihan konstruksi, dan memiliki dua wawancara kerja minggu depan.

Pengacara Leeding, Ryan McCullough mengatakan satu-satunya penjelasan untuk perilaku pasangan itu adalah mereka telah diliputi oleh "kegembiraan masa muda".

McCullough mengatakan "kesalahan bodoh dan tidak pantas" pasangan itu adalah pelajaran yang sulit dipelajari tentang perilaku yang pantas.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini