Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kerap Banjir dan Longsor, BNPB Ingatkan Jaga Ekosistem di Perbukitan Garut

Dimas Choirul , Jurnalis-Senin, 25 Juli 2022 |21:16 WIB
Kerap Banjir dan Longsor, BNPB Ingatkan Jaga Ekosistem di Perbukitan Garut
Ilustrasi/ Doc: Okezone
A
A
A

JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) menyampaikan kejadian bencana alam yang terjadi di Kabupaten Garut sepanjang tahun 2022 telah mengakibatkan 19.546 jiwa terdampak dan 1.239 jiwa mengungsi.

Bencana alam seperti banjir dan tanah longsor merupakan jenis bencana langganan yang kerap terjadi di Kabupaten Garut.

 BACA JUGA:Polri Beberkan Peran 4 Tersangka Kasus Penggelapan Dana ACT

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, bencana alam yang mengakibatkan korban jiwa paling tinggi terjadi pada tahun 2016.

"Dan itu kejadian bencana yang mengakibatkan kalau tingginya korban jiwa di tahun 2016 itu adalah tanah longsor 34 jiwa meninggal, 19 jiwa hilang, dan 6.361 jiwa mengungsi," papar Aam saat konferensi pers secara daring, Senin (25/7/2022).

 BACA JUGA:Komnas HAM Akui Belum Cek Rumah Irjen Sambo, TKP Penembakan Brigadir J

Menurut Aam, sering terjadinya bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Garut disebebkan oleh beberapa faktor. Salah satunya faktor geografis yang banyak dikelilingi oleh perbukitan, dengan tingkat kecuraman yang tinggi.

Sehingga, guna mengurangi resiko bencana, Aam mengimbau kepada pemerintah setempat dan masyarakat untuk bersama menjaga ekosistem di daerah perbukitan tersebut dengan baik.

"Maka poin penting kita di sini ekosistem di daerah perbukitan yang harus kita jaga dengan baik supaya daerah resapan air di hulu dan daerah aliran sungai yang terkonservasi dengan baik bisa mengurangi resiko bencana banjir," tuturnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement