Share

5 Fakta Tewasnya Pemimpin Al Qaeda Ayman al-Zawahiri, Joe Biden Sebut Akibat Serangan Drone

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 02 Agustus 2022 14:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 02 18 2640601 5-fakta-tewasnya-pemimpin-al-qaeda-ayman-al-zawahiri-joe-biden-sebut-akibat-serangan-drone-aRjoDsR9n7.jpg Ayman Al Zawahiri bersama dengan Osama bin Laden. (Foto: Reuters)

JAKARTA – Serangan drone Amerika Serikat (AS) pada akhir pekan menewaskan Pimpinan Al Qaeda Ayman Al Zawahiri, demikian diumumkan Presiden Joe Biden pada Senin (1/8/2022). Tewasnya Zawahiri diyakini menjadi pukulan keras bagi Al Qaeda sejak terbunuhnya pemimpin mereka sebelumnya, Osama bin Laden pada 2011.

Berikut fakta-fakta terkait tewasnya Ayman Al Zawahiri:

BACA JUGA: Serangan Drone AS di Afghanistan Tewaskan Pimpinan Al Qaeda

1. Nyawanya dihargai Rp371 Miliar

Ayman Al Zawahiri memimpin Al Qaeda sejak kematian pendahulunya, Osama bin Laden pada 2011. Ahli bedah kelahiran Mesir itu adalah salah satu orang terdekat bin Laden dan diyakini memiliki perang dalam mengoordinasikan serangan 11 September 2001, yang menewaskan hampir 3.000 orang di New York, Amerika Serikat.

Pemerintah AS menawarkan hadiah sebesar USD25 juta (sekira Rp371 miliar) untuk nyawa Zawahiri, yang telah didakwa di AS atas perannya dalam pengeboman kedutaan besar AS di Kenya dan Tanzania pada 7 Agustus 1998.

BACA JUGA: Ayman al-Zawahiri Sang Pengganti Osama

2. Tewas dalam serangan drone di Afghanistan

Pejabat AS mengatakan Zawahiri tewas dalam serangan di sebuah rumah di Ibu Kota Afghanistan, Kabul pada Minggu (31/7/2022) pagi sekira pukul 06.18 waktu setempat. Pesawat tak berawak AS menyerang sebuah rumah di kawasan kaya Sherpoor di Kabul, yang juga merupakan lokasi dari sejumlah kedutaan asing.

3. Serangan pertama drone AS di Afghanistan sejak pengambilalihan Taliban

Serangan drone yang menewaskan Zawahiri merupakan yang pertama dilancarkan AS di Afghanistan sejak pasukan dan diplomat AS meninggalkan negara itu pada Agustus 2021, saat Taliban mengambilalih kekuasaan.

Pejabat senior Taliban, yang tidak disebutkan namanya, mengatakan bahwa Zawahiri pindah ke Kabul dari Provinsi Helmand setelah pengambilalihan Afghanistan oleh Taliban.

4. Hasil kerja keras intelijen kontraterorisme

Pejabat senior AS mengatakan serangan yang menewaskan Zawahiri adalah hasil kerja keras kontraterorisme. Menurut pejabat itu, intelijen AS tahun ini mengidentifikasi bahwa istri, anak perempuan, dan anak-anak Zawahiri telah pindah ke rumah persembunyian di Kabul, dan kemudian mengidentifikasi bahwa Zawahiri juga ada di sana.

Dalam beberapa minggu terakhir, Presiden Joe Biden mengumpulkan para pejabat untuk meneliti data intelijen. Informasi tentang Zawahiri diperbarui sepanjang Mei dan Juni dan diberi pengarahan pada 1 Juli tentang operasi yang diusulkan oleh para pemimpin intelijen.

Pada 25 Juli Biden menerima laporan terbaru dan mengizinkan serangan terhadap Zawahiri begitu kesempatan tersebut muncul.

5. Taliban kecam pembunuhan Zawahiri

Kelompok Taliban yang berkuasa di Afghanistan mengecam keras serangan drone AS yang menewaskan Zawahiri. Juru Bicara Taliban Zabihullah Mujahid menyebut tindakan AS itu sebagai pelanggaran "prinsip-prinsip internasional."

Pejabat Taliban diketahui mengetahui kehadiran Zawahiri di Kabul, yang menurut salah satu pejabat seniornya, pindah ke ibu kota Afghanistan itu setelah pengambilalihan Taliban pada Agustus 2021.

Kematian Zawahiri menimbulkan pertanyaan tentang apakah dia menerima perlindungan dari Taliban, yang merupakan pelanggaran atas Kesepakatan Doha, dimana Taliban berjanji untuk tidak memberikan perlindungan pada kelompok teroris Al Qaeda.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini