“Karena apa? Karena ya publik disana itu macam-macam aspirasinya yang disampaikan itu, misalnya ada hal yang berkaitan dengan Ibukota, ibukota kabupaten misalnya, ada yang menginginkan A ada yang menginginkan B, nah bgitu,” katanya.
Oleh karena itu, kata Masduki, masih ada banyak persoalan yang menjadi pekerjaan rumah terutama dalam perbedaan persepsi mengenai pemekaran Papua ini.
“Masih hal-hal yang seperti itu yang mesti dipersatukan jadi supaya tidak ada persepsi-persepsi yang berbeda, supaya tidak ada hal nannti menimbulkan konflik baru dan seterusnya,” paparnya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.