Share

Ketua DPR AS ke Kunjungi Taiwan, Indonesia Dorong Semua Pihak Redakan Ketegangan

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 03 Agustus 2022 15:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 03 18 2641375 ketua-dpr-as-ke-kunjungi-taiwan-indonesia-dorong-semua-pihak-redakan-ketegangan-xxvcKoYCAp.jpg Ketua DPR Amerika Serikat Nancy Pelosi bersama Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu di Bandara Songshan, Taipei, Taiwan, 2 Agustus 2022. (Foto: Reuters)

JAKARTA – Pemerintah Indonesia mendorong semua pihak mengambil langkah-langkah untuk mengurangi ketegangan yang meningkat setelah kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy pelosi ke Taiwan pada Selasa (2/8/2022), demikian disampaikan Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu RI).

BACA JUGA: Tanggapi Kunjungan Ketua DPR AS ke Taiwan, China Akan Gelar 'Operasi Militer'

Dalam keterangan pers, Rabu (3/8/2022) Kemlu RI menyatakan bahwa Indonesia merasa sangat prihatin atas semakin tajamnya rivalitas di antara kekuatan-kekuatan besar. Rivalitas ini, jika tidak dikelola dengan baik, dapat menciptakan potensi konflik terbuka dan mengganggu stabilitas dan perdamaian yang ada, termasuk di Kawasan Selat Taiwan.

Karena itulah Indonesia meminta semua pihak melakukan langkah-langkah nyata untuk mengurangi ketegangan.

BACA JUGA: AS dan China Memanas, Analis Peringatkan Bahaya Kunjungan Ketua DPR Pelosi ke Taiwan

“Indonesia mendorong semua pihak melakukan langkah-langkah nyata guna mengurangi ketegangan yang dapat memperburuk situasi,” demikian disampaikan Kemlu RI dalam keterangan persnya, Rabu.

“Dunia memerlukan kearifan dan tanggung jawab para pemimpin dunia agar perdamaian dan stabilitas dapat terjaga.”

“Dunia memerlukan kearifan dan tanggung jawab para pemimpin dunia agar perdamaian dan stabilitas dapat terjaga.”

Sebagaimana dilaporkan, Pelosi tiba di Taiwan dengan pesawat angkatan udara AS yang mendarat di Bandara Songshan, Taipei pada Selasa malam. Ini merupakan kunjungan tingkat tertinggi AS pertama ke Taiwan dalam 25 tahun.

Kunjungan ini mendapat kecaman keras dari China, yang mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya. Beijing menyebut kunjungan Pelosi ke Taiwan sebagai sebuah provokasi dan menanggapinya dengan menggelar latihan dan operasi militer di sekitar Taiwan, meningkatkan ketegangan di kawasan.

Baik Indonesia dan Amerika Serikat menganut kebijakan "One China Policy", yang tidak mengakui Taiwan sebagai sebuah negara.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini