Share

Kakek Penjual Tempat Nasi Dirampok, Tabungan untuk Renovasi Rumah Raib

Avirista Midaada, Okezone · Kamis 04 Agustus 2022 06:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 04 519 2641662 kakek-penjual-tempat-nasi-dirampok-tabungan-untuk-renovasi-rumah-raib-4N8BWaEm4G.jpg Kakek Lasiran, korban perampokan (Foto: Avirista)

MALANG - Kakek penjual tempat nasi dari anyaman bambu tak menyangka bila calon pembelinya justru menjadi petaka baginya. Kakek bernama Lasiran (65) warga Desa Plandi, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, ini awalnya berjualan seperti biasanya sampai akhirnya bertemu pelaku.

Pelaku yang mengendarai sepeda motor lantas bermaksud hendak membeli dagangan Lasiran. Si kakek pun diajak Gimin, pelaku ke rumahnya yang berada di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. Namun, ia justru dibawa ke sebuah perkebunan sepi dan disanalah uang Rp19 juta hasil tabungannya dirampok.

BACA JUGA:Kepala Toko Dalangi Perampokan Minimarket, Rp46 Juta Raib 

Lasiran mengaku awalnya tidak mencurigai pelaku. Sebaliknya, ia merasa senang karena barang dagangannya hendak diborong. "Biasanya saya tidak mau kalau diajak begitu. Tapi tidak tahu saat itu saya tiba-tiba mau," ucap Lasiran ditemui di rumahnya, pada Rabu (3/8/2022).

Ia lantas dipukul oleh pelaku dengan menggunakan helm hingga pingsan. Lasiran lantas baru sadar dirinya berada di sebuah perkebunan semak-semak tidak jauh dari jalan.

"Kemudian, saya minta tolong pada kendaraan yang lewat di jalan. Kemudian, diantar oleh satu pengendara pickup," jelasnya.

Sementara itu, Lasiran mengatakan uang senilai Rp19 juta itu adalah hasil menabungnya selama belasan tahun terakhir. "Uang ini adalah tabungan saya dari berdagang tompo selama ini," ungkapnya.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Rencananya, uang tabungan itu akan ia gunakan untuk merenovasi rumahnya yang mulai rusak. "Saya menjalani profesi sebagai penjual tompo ini kurang lebih selama 20 tahun," katanya.

Dirinya kerap berjualan keliling perkampungan dan permukiman dengan berjalan kaki di kawasan Kecamatan Kepanjen, Wonosari, Sumberpucung, Kabupaten Malang.

"Harga tompo yang saya jual ini Rp15.000 per biji. Keuntungan yang saya dapat biasanya Rp5.000 per item. Dari keuntungan itulah yang saya tabung. Karena saya hanya tinggal sendirian di rumah. Anak sudah berkeluarga dan istri telah meninggal," terangnya.

Di sisi lain, Kasi Humas Polres Malang Iptu Achmad Taufik mengungkapkan, pelaku perampokan kakek penjual tempat nasi telah diringkus oleh tim Satreskrim Polres Malang. Tersangka diamankan di rumahnya di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang setelah aksi perampokannya viral beredar di media sosial.

"Pelaku memukuli korban dengan helm hingga pingsan, lalu mengambil uang milik korban senilai Rp19 juta yang dikantonginya" ucap Achmad Taufik pada Rabu (3/8/2022).

Korban lantas meminta tolong kepada warga yang kemudian membawanya melaporkan ke kantor polisi. Polisi yang melakukan penyelidikan pun berhasil menangkap pelaku di kediamannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini