Share

Tilang In Hand Mulai Diterapkan, Petugas Siap Foto Pelanggar Lalin

Erfan Erlin, iNews · Jum'at 12 Agustus 2022 09:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 12 510 2646439 tilang-in-hand-mulai-diterapkan-petugas-siap-foto-pelanggar-lalin-T7sUg9dm4e.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

GUNUNGKIDUL - Polres Gunungkidul mulai menerapkan tilang in hand di wilayah mereka. Sasarannya adalah para pengguna kendaraan bermotor yang kedapatan melanggar aturan lalu lintas.

Dalam praktiknya, petugas Polres akan memfoto pelanggaran yang dilakukan pengguna kendaraan bermotor.

Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Martinus Griavinto Sakti menuturkan setelah melakukan uji coba selama setahun terakhir, pihaknya secara resmi melakukan tilang in hand di semester kedua tahun ini. Di mana Polres sudah menerapkan tilang in hand sejak tanggal 1 Agustus 2022.

"Uji cobanya sudah setahun terakhir. Dan kali ini kita resmi melaksanakannya,"ujar dia, Jumat (12/8/2022).

Martinus menjelaskan dengan tilang in hand, polisi akan memfoto pelanggaran yang dilakukan oleh pengguna kendaraan bermotor yang mereka temui. Pelanggaran yang akan difoto adalah pelanggaran kasat mata atau terlihat.

Foto tersebut sebagai lampiran pelanggaran yang dilakukan oleh pengguna kendaraan bermotor. Setelah itu polisi akan mengirimkan surat tilang ke alamat motor yang digunakan tersebut disertai dengan bukti foto pelanggaran.

"Pelanggar lalu lintas tersebut diminta melakukan klarifikasi dan membayar denda secara online," kata dia.

Ia mengakui untuk sementara memang baru di seputaran Kota Wonosari. Tetapi nantinya tilang in hand akan dilaksanakan di seluruh Gunungkidul. Di mana seluruh Polsek yang ada unit lalu lintasnya dapat melakukan tilang in hand.

Saat ini, baru 75 anggota Sat Lantas Polres Gunungkidul melakukan tilang menggunakan handphone yang mereka miliki. Namun nantinya, semua anggota unit lalu lintas di polsek-polsek juga akan melakukan hal yang sama.

"Lokasi dan waktunya selalu berubah-ubah. Tergantung polisi itu ada di mana," tambahnya.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Untuk sementara, pihaknya memang masih menerapkan tilang in hand dari anggota polisi yang disebar di pertigaan ataupun perempatan. Mereka akan memfoto kendaraan yang melanggar aturan lalu lintas.

Selama 11 hari menerapkan tilang in hand setidaknya ratusan pengendara yang mereka tilang. Rata-rata dalam sehari petugas menilang 8 sampai 10 pengguna kendaraan bermotor yang melanggar aturan lalu lintas.

"Paling banyak pelanggarannya adalah tidak mengenakan helm," ungkapnya.

Beberapa pelanggaran yang mereka incar adalah tidak mengenakan helm, lampu mati, plat nomor kendaraan yang belum membayar pajak serta beberapa pelanggaran lainnya. Tilang in hand ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan dan juga kriminalitas di wilayah ini.

Martinus menambahkan, untuk teknisnya ketika ternyata kendaraan yang melanggar tersebut sudah berpindah tangan seperti dijual maka penerima surat tilang bisa melakukan penyanggahan.

"Nantinya tilang akan dikirimkan kembali kepada orang yang membawa kendaraan tersebut," kata dia.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini