Share

Saksi Kunci Laka Tewaskan 6 Orang di Jalur Tengkorak Cianjur Diperiksa Polisi

Ricky Susan, Koran Sindo · Senin 15 Agustus 2022 11:52 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 15 525 2647961 saksi-kunci-laka-tewaskan-6-orang-di-jalur-tengkorak-cianjur-diperiksa-polisi-jpwuKxBqMP.jpg Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan (Foto: Ricky Susan)

CIANJUR - Polres Cianjur memeriksa kernet truk sebagai saksi kunci dalam peristiwa kecelakaan yang menewaskan enam korban di Jalan Raya Sukabumi-Cianjur, di Kampung Cipadang, Desa Bangbayang, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, pada Minggu 14 Agustus 2022.

Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan mengatakan, kernet truk sebagai saksi dan dilakukan pemeriksaan. Karena, salah satu penumpang truk pengangkut terigu tersebut yang diduga sebagai penyebab terjadinya kecelakaan.

"Kernet truk kita mintai keterangan, memang dimulai dari beberapa perjalanan itu sudah ada gangguan gangguan rem," kata Kapolres kepada wartawan, Senin (15/8/2022).

BACA JUGA:Foto-Foto Truk Tabrak 5 Kendaraan di Cianjur, 5 Orang Tewas dan Terigu Berserakan di Jalan 

Pihaknya juga akan memeriksa perusahaan atau pemilik kendaraan yang membawa terigu, apakah ada unsur kelalaian.

 

Namun, pihaknya tetap akan memastikan dengan analisa penyebab kecelakaan dengan traffic yang masih dalam proses.

"Untuk memastikan penyebab kecelakaannya, kita bukan dari hasil keterangan saja, tapi kita akan perkuat juga dengan hasil analisa dan hasil TKP," ujarnya.

BACA JUGA:Truk Tabrak 5 Kendaraan di Jalur Tengkorak Cianjur Diduga karena Rem Blong 

Untuk sementara, lanjut dia, faktor penyebab ada di manusia dengan melihat apakah ada unsur kelalaian dari pengemudi.

"Kita lihat apakah ada faktor kendaraannya, apakah fungsi remnya itu berjalan baik atau tidak, karena fungsi ini juga bisa diakibatkan dan muatan juga akan pastikan itu pada saat nanti pemeriksaan, apakah sesuai dengan standar atau tidak, kalau tidak berarti ada juga pengaruh terhadap laju dari kendaraan dan juga fungsinya sendiri," ujarnya.

Selain itu, faktor jalan nantinya juga akan dilakukan analisa, apakah faktor kemiringan berpengaruh yang berpotensi terhadap kecepatan kendaraan.

"Nanti kita akan jadikan bahan evaluasi kedepannya, dan kedepannya apakah akan ada penambahan jalur penyelamat," katanya.

Kapolres menjelaskan, akibat kecelakaan tersebut untuk korban keseluruhan ada 11 orang, 6 orang meninggal dunia, 3 tiga di TKP dan 3 di RS. Sementara, untuk korban selamat, 2 orang mengalami luka berat dan 3 luka ringan.

Sekedar diketahui, kecelakaan terjadi di Jalan Raya Sukabumi-Cianjur, tepatnya di Kampung , Desa , Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, Minggu 14 Agustus 2022. Enam orang tewas dan lima orang mengalami luka berat dan ringan.

Kecelakaan diduga truk Fuso bernopol F 9125 WA bermuatan tepung terigu mengalami rem blong dan menabrak sejumlah kendaraan di depannya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini