Share

Tolak Tawaran Bantuan Ekonomi, Adik Pemimpin Korut Peringatkan Presiden Korsel untuk 'Tutup Mulut'

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 19 Agustus 2022 17:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 19 18 2650860 tolak-tawaran-bantuan-ekonomi-adik-pemimpin-korut-peringatkan-presiden-korsel-untuk-tutup-mulut-PjYYHtcgOV.jpeg Saudara Perempuan Pemimpin Korea Utara, Kim Yo Jong. (Foto: Reuters)

SEOUL - Kim Yo Jong, saudara perempuan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, pada Jumat (19/8/2022) mengatakan bahwa Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol harus “menutup mulut” setelah kembali mengatakan bahwa Seoul bersedia memberi bantuan ekonomi pada Pyongyang sebagai imbalan untuk perlucutan senjata nuklir.

Komentar Kim Yo Jong ini menjadi pertama kalinya seorang pejabat senior Korea Utara berkomentar langsung tentang apa yang disebut oleh Yoon sebagai “rencana berani”. Rencana itu pertama kali diusulkan pada Mei dan kembali dia sampaikan pada Rabu (17/8/2022) pada konferensi pers untuk menandai 100 hari pertama dia menjabat.

"Akan lebih baik bagi citranya untuk menutup mulutnya, daripada berbicara omong kosong karena tidak ada yang lebih baik untuk dikatakan," kata Kim Yo Jong dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh kantor berita KCNA.

Dia menyebut Yoon "sangat sederhana dan masih kekanak-kanakan" karena berpikir dapat menukar kerja sama ekonomi dengan kehormatan Korea Utara dan senjata nuklir.

"Tidak ada yang menukar takdirnya dengan kue jagung," tambah Kim Yo Jong sebagaimana dilansir Reuters.

Menteri Unifikasi Korea Selatan, yang menangani hubungan dengan Korea Utara, menyebut komentar Kim "sangat tidak sopan dan tidak senonoh."

BACA JUGA: Korut Umumkan Kemenangan Lawan Covid-19, Tuding Korsel 'Kirim' Wabah

Sementara Yoon mengatakan dia bersedia memberikan bantuan ekonomi bertahap ke Korea Utara jika Pyongyang mengakhiri pengembangan senjata nuklir dan memulai denuklirisasi, dia juga mendorong untuk meningkatkan pencegahan militer Korea Selatan terhadap Korea Utara.

Korea Selatan telah memulai kembali latihan bersama yang telah lama ditangguhkan dengan Amerika Serikat (AS), termasuk latihan lapangan utama yang akan dimulai minggu depan.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

Pada Rabu seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan Washington mendukung kebijakan Yoon, tetapi rezim Korea Utara mengatakan latihan bersama menunjukkan bahwa pembicaraan diplomasi Korea Selatan dan AS tidak tulus.

"Kami menjelaskan bahwa kami tidak akan duduk berhadap-hadapan dengannya," kata Kim Yo Jong tentang Yoon.

Kim Yo Jong telah menjadi kritikus vokal Korea Selatan dalam beberapa tahun terakhir, yang dilihat oleh beberapa ahli sebagai "sisi jahat" untuk pernyataan kakaknya yang lebih lembut.

Pernyataannya pada Jumat adalah serangan pribadinya yang paling keras terhadap Yoon hingga saat ini, tetapi bulan ini dia juga merilis omelan yang tidak senonoh yang menyalahkan Korea Selatan atas wabah Covid-19 di Utara dan mengancam "pembalasan mematikan" jika ada kejadian lebih lanjut.

Para ahli mengatakan rencana ekonomi terbaru Korea Selatan itu mirip dengan proposal oleh para pemimpin sebelumnya, termasuk selama pertemuan puncak antara AS saat itu. Presiden Donald Trump dan Kim Jong-un.

Pada Rabu Korea Utara melakukan uji tembak dua rudal jelajah ke laut. Ini merupakan uji coba pertama dalam dua bulan dan dilakukan setelah Korea Utara menyatakan kemenangan atas Covid-19 pekan lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini