Share

Geger! Warga Tapsel Temukan Kerangka Manusia

Zia Nasution, Sindonews · Jum'at 19 Agustus 2022 06:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 19 608 2650380 geger-warga-tapsel-temukan-kerangka-manusia-aycwwtxjyS.jpg Penemuan kerangka manusia (Foto: Zia Nasution)

TAPANULI SELATAN - Warga di Dusun Lobutayas Sitala, Desa Lobutayas, Kecamatan Aek Bilah, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, digegerkan dengan penemuan kerangka manusia.

Diduga kerangka tersebut adalah tubuh SR (64) warga Dusun Lobutayas Sitala, Desa Lobutayas. Sebab, SR sudah 1 minggu tidak terlihat warga.

BACA JUGA:Mayat Laki-Laki Tanpa Identitas Ditemukan di Bawah Jembatan 

Penemuan kerangka tubuh manusia itu berawal pada Rabu 17 Agustus 2022 sekira pukul 13.00 WIB. Di mana, adik kandung korban bernama Saruddin Ritonga (60), warga Desa Silangkitang, Kecamatan Aek Bilah, berencana menemui korban yang sudah 1 minggu tidak pulang.

Namun, di tengah perjalanan, Saruddin melihat kerangka manusia dengan kondisi tulang kepala dan kaki terpisah di jalan menuju Dusun Lobutayas Sitala. Saat itu, Saruddin yakin bahwa tulang kerangka yang ditemukannya itu adalah kakaknya. Sebab, di lokasi tersebut ditemukan tas milik saudaranya itu.

Lantaran dia takut, lalu Saruddin langsung menuju Desa Lobutayas dan memberitahu penemuan kerangka manusia. Sayangnya, warga di desa itu tidak ada yang berani datang ke lokasi. Sebab, masyarakat yakin ada binatang buas di lokasi penemuan kerangka itu.

Keesokan harinya, warga desa beramai-ramai mendatangi lokasi guna memastikan keberadaan kerangka manusia itu. Pada saat dievakuasi, jasad dalam keadaan tinggal tulang belulang, tengkorak kepala, kaki, tangan dan tulang pinggul.

“Kerangka manusia itu sudah dimakamkan di Dusun Lobutas Sitala,” ujar Kapolsek SD Hole, AKP Zulham. Dia mengatakan, Tkm BKSDA III Padangsidimpuan sedang mencari titik untuk memasang perangkap.

“Petugas juga sudah mendatangi lokasi dan memeriksa sejumlah saksi,” tuturnya.

BACA JUGA:Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Tergantung di Bawah Jembatan MA Salmun Kota Bogor 

Selain itu, pihak kepolisian juga sudah memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan di kebun hingga kondisi dipastikan aman.

“Tim juga menurunkan salah seorang dokter,” tandasnya.

(Ari)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini