Share

Perangkat Desa Tewas Ditusuk Gegara Ditegur Soal Penutupan Jalan

Dharmawan Hadi, iNews · Senin 29 Agustus 2022 18:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 29 525 2656843 perangkat-desa-tewas-ditusuk-gegara-ditegur-soal-penutupan-jalan-CPFMBLOSD2.jpeg Illustrasi (foto: freepick)

SUKABUMI - Keluarga korban menuturkan kronologi kejadian yang terjadi pada WA (51) yang ditusuk hingga tewas pada acara puncak HUT RI di Kampung Cibangbara RT 01/02, Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (28/8/2022) sekira pukul 20.30 WIB malam.

Kakak korban, Mani Maryono (52) yang ditemui saat menunggu autopsi korban di RSUD R Syamsudin SH mengatakan, korban yang merupakan perangkat desa sempat menyapa pejabat desa yang hadir di acara dangdutan organ tunggal dalam rangka memeriahkan HUT RI di kampung tersebut.

"Informasi yang saya terima, korban cekcok dengan warga itu terjadi lantaran menegur penutupan jalan selama acara dangdutan. Korban datang ke panggung dan bersalaman dengan pak Kades, setelah selesai ia menegur warga yang menutup jalan menggunakan kursi," ujar Mani kepada MNC Portal Indonesia, Senin (29/8/2022).

 BACA JUGA: Cekcok di Acara Dangdutan HUT Ke-77 RI, Perangkat Desa Tewas Ditusuk

Lebih lanjut Mani mengatakan bahwa dirinya tidak melihat persis kejadian penusukan hingga membuat adiknya tersebut meninggal dunia. Namun, diduga korban ditarik ke tempat yang gelap lalu setelah itu terjadi penganiayaan pada bagian leher korban sehingga terluka.

"Jadi korban sempat pegang leher yang ditusuknya itu, cuma karena ga kuat jadi jatuh. Atuh darah teh kaluar timamana (darah keluar dari mana-mana)," ujar Mani.

 BACA JUGA:18.000 Pasukan Mongol Tewas Akibat Serangan Raden Wijaya

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sementara itu, Dokter Forensik RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi, dr Nurul Aida Fathia mengungkapkan korban diduga meninggal dunia lantaran kehabisan darah akibat luka terbuka (tusukan) di bagian leher sebelah kiri.

"Ada luka sayatan yang dialami korban berukuran kurang lebih dua sentimeter dan menembus hingga ke pembuluh darah. Luka terbuka di daerah leher sebelah kiri, menurut pola dan gambarannya akibat kekerasan benda tajam," ujar dr Aida.

Sedangkan dari pemeriksaan luar jenazah, lanjut dr Aida, tim forensik menemukan luka tumpul (lecet) pada bagian tubuh korban di dahi dan dada. Ada dua kemungkinan soal sumber dari luka lecet tersebut, bisa dari percekcokan atau setelah dia luka kemudian terjatuh.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini