“Jadi kami menyampaikan perkembangan musim kemarau hingga saat ini ternyata ada yang mundur seperti yang kami prediksi. Jadi harusnya 50,22 persen zona musim sudah musim kemarau, namun disini hanya 37,9 persen sesuai yang diprediksi,” ungkap Dwikorita.
Dwikorita menjelaskan, jumlah wilayah zona musim yang telah memasuki musim kemarau tersebut mengindikasikan adanya beberapa wilayah mengalami keterlambatan dalam memasuki musim kemarau.
“Tidak seluruh wilayah hanya beberapa wilayah ya, sejalan dengan Prakiraan awal musim kemarau yang telah dirilis BMKG sebelumnya. Jadi itu tadi perkembangan musim kemarau hingga saat ini. Sekali lagi masih ada beberapa wilayah yang belum memasuki musim kemarau,” tuturnya.
Selain itu, kata Dwikorita, perkembangan La Nina di Tahun 2022 juga menjadi pengaruh lebih awalnya musim hujan di Indonesia.
“Hingga pertengahan Agustus 2022 pemantauan terhadap anomali iklim Global yaitu terhadap Samudra Pasifik ekuator menunjukkan bahwa La Nina masih berlangsung dengan intensitas lemah dengan nilai anomali suhu di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur sebesar minus 1,04,” bebernya.
“Sementara itu kondisi anomali suhu muka laut di Samudra Hindia menunjukkan fenomena dipole mode event atau Indian Ocean dipole dalam kondisi negatif dengan indeks dipole mode sebesar minus 1,0. Artinya apa? Artinya kombinasi antara La Nina lemah dengan dipole mode sebesar minus 1,0 ya dan fenomena minus tadi atau Indian Ocean dipole itu dalam kondisi minus itu akan tetap bertahan hingga November 2022,” paparnya.
Dwikorita mengatakan, kombinasi antara La Nina lemah dengan Indian Ocean dipole yang negatif mengakibatkan kontribusi pada meningkatnya curah hujan di Indonesia.
“Jadi hingga November akan terjadi peningkatan curah hujan. Nah, peningkatan ini tadi antara lain disebabkan oleh La Nina lemah dan juga oleh suhu muka air laut di Indonesia yang menghangat tadi. Jadi sampai November nanti,” pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.