Share

Berawal Saling Tatap, Tukang Ojek Dikeroyok 3 Orang Pakai Sajam

Dila Nashear, MNC Portal · Rabu 31 Agustus 2022 18:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 31 525 2658413 berawal-saling-tatap-tukang-ojek-dikeroyok-3-orang-pakai-sajam-pkyEYbzvA1.jpg Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

BANDUNG - Pelaku berinisial AR (45), MS (37) dan CS (41), ditangkap Polresta Bandung usai melakukan aksi penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam (sajam). Korbannya berinisial DS, seorang pengemudi ojek di kawasan Cicalengka, Kabupaten Bandung.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan, tiga pelaku melakukan tindakan penganiayaan terhadap DS di parkiran Pasar Sehat Sabilulungan Cicalengka, Sabtu 20 Agustus 2022 lalu sekitar pukul 13.30 WIB.

"Kejadian ini sempat viral di media sosial, di mana dalam video terlihat ketiga pelaku ini menganiaya korban menggunakan senjata tajam," kata Kusworo saat konferensi pers di Mapolresta Bandung, Rabu (31/8/2022).

BACA JUGA:5 Fakta Irjen Napoleon Minta Vonis Bebas dari Kasus Penganiayaan M Kece, Ini Alasannya! 

Dari keterangan pelaku, lanjut Kapolresta Bandung itu, kejadiannya bermula dari saling pandang. Kemudian, salah satu pelaku mengambil kunci motor milik korban yang saat itu sedang menunggu penumpang.

"Setelah kunci motor tersebut dibawa kabur, korban (DS) langsung mengejar pelaku AR dan MS. Melihat rekannya dikejar korban, pelaku CS membantu yakni melakukan kekerasan terhadap korban," tutur Kusworo.

BACA JUGA:Terkait Dugaan Penganiayaan, Komnas HAM Tunggu Hasil Autopsi Kedua Brigadir J 

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Karena kalah jumlah, kata Kusworo, akhirnya korban terjatuh dan pelaku terus melakukan penganiayaan terhadap korban. Korban mengalami luka-luka di kepala, pinggang, dan kaki karena terkena senjata tajam.

"Motifnya dendam, kerena pelaku pernah ada selisih dengan korban sekitar 2009 atau 2010. Para pelaku dijerat Pasal 170 Ayat (2), Pasal 351 Ayat (2), dan UU Darurat dengan ancam 7 tahun penjara," tandas Kusworo.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini